
Lambang Olimpiade (Peter Macdiarmid/Getty Images)
PB Pertina tidak pantang menyerah dan terus berusaha membawa petinju-petinju Indonesia lolos ke Olimpiade London 2012. Gagal meloloskan tim putra, kali ini induk organisasi tinju di Indonesia itu bertekad membawa petinju putri ke London.
Tim tinju putra dipastikan tidak berangkat ke London setelah gagal pada turnamen prakualifikasi di Kazakhstan pekan lalu. Kali ini, giliran tim putri yang bakal diikutsertakan pada turnamen prakualifikasi di Cina, 9-20 Mei 2012.
"Dalam upaya meloloskan petinju putri ke Olimpiade, PB Pertina akan mengirim Erni Amelia di kelas 51 kg dan Magdalena Konbayong di kelas 60 kg menuju prakualfikasi Olimpiade di China," ujar Sekretaris Jenderal PB Pertina, Junusul Hairy.
Junusul optimistis, peluang petinju putri untuk lolos ke Olimpiade cukup besar, terutama di kelas 51 kg. Namun, tidak menutup kemungkinan, Magdalena yang turun di kelas 60 kg juga bisa melaju ke Olimpiade, yang digelar 27 Juli hingga 12 Agustus 2012.
Persiapkan tinju putri menuju prakualifikasi Olimpiade ternyata banyak menemui hambatan dan membutuhkan perjuangan. Pasalnya, petinju yang dipromosikan untuk berangkat ke turnamen prakualifikasi, Irene Sasihiang dari DKI Jakarta, malah memilih mengundurkan diri dari Pelatnas.
PB Pertina terpaksa melakukan seleksi ulang untuk mendapatkan petinju berbakat sebagai pengganti petinju yang mundur. Seleksi yang berlangsung selama dua hari akhirnya mendapatkan Magdalena Konbayong di kelas 60 kg dan petinju yang baru saja menjuarai Piala Wapres di Cibubur, Erni Amelia di kelas 51 kg.