
Kerusuhan dalam partai Luis Lazarte dan Johnriel Casimero. (braincontour.com)
IBF selaku badan tinju dunia, akhirnya memberi sanksi larangan bertanding pada Luis Lazarte. Petinju asal Argetina itu dianggap telah membahayakan nyawa wasit saat melakoni pertarungan tinju dunia kelas terbang IBF kontra Johnriel Casimero pada 11 Februari lalu.
Duel Lazarte dan Casimero yang berlangsung di Mar del Plata, Argentina, berakhir ricuh. Ketika pertandingan memasuki ronde ke-10, seorang fan tiba-tiba naik ke atas ring dan mencoba memukul Casimero. Para penonton lantas ikut emosi dan melempar kursi, botol kaca, serta benda-benda lainnya ke dalam ring.
Sebelum insiden itu terjadi, laga memang berlangsung sangat keras. Lazarte melakukan beberapa pelanggaran, termasuk menendang lawannya dengan sengaja. Bahkan ia sempat berteriak kepada wasit: "Apakah Anda ingin pergi dari sini dengan selamat?" Akibatnya, ia mendapat pemotongan poin.
Terkait masalah tersebut, IBF melayangkan surat pada Presiden Asosiasi Tinju Argentina, Kamis (16/2) waktu setempat. Dalam surat itu diinformasikan bahwa izin bertanding Lazarte telah dibekukan untuk jangka waktu yang masih tentatif.
"Ada satu langkah yang kami ambil atas keputusan sendiri. Karena telah mengancam nyawa Eddie Claudio saat menerima pengurangan poin di ronde keenam, Lazarte dilarang terlibat dalam setiap pertarungan IBF di Argentina atau di seluruh dunia," demikian isi surat yang ditulis Presiden IBF, Daryl People, kepada Presiden Asosiasi Tinju Argentina, seperti dikutip ESPN.
"Saya tidak harus mengungkapkan kepada Anda mengenai ancaman apa yang dilayangkan Lazarte untuk Claudio. Dapat terlihat jelas di siaran televisi bahwa tindakan itu benar-benar tidak dapat diterima, tidak bisa dianggap enteng. Perilakunya tidak akan ditoleransi oleh IBF," sambungnya.
Empat hari setelah insiden di Mar del Plata, Duta Besar Filipina di Buenos Aires juga telah melancarkan protes pada pemerintah Argentina. Mereka menganggap tindakan tersebut telah mengancam nyawa warga negaranya.