
Kerusuhan dalam partai Luis Lazarte dan Johnriel Casimero. ((braincontour.com))
Filipina melancarkan protes kepada pemerintah Argentina. Ini merupakan buntut dari insiden yang terjadi dalam pertarungan tinju dunia kelas terbang IBF antara Luis Lazarte dan Johnriel Casimero pada 11 Februari lalu.
Duel Lazarte dan Casimero yang berlangsung di Mar del Plata, Argentina, berakhir ricuh. Sesaat setelah wasit memberi kemenangan untuk Casimero di ronde ke-10, seorang fan tiba-tiba naik ke atas ring dan mencoba memukul petinju asal Filipina itu. Para penonton lantas ikut emosi dan melempar kursi, botol kaca, dan benda-benda lainnya ke dalam ring.
Filipina menganggap tindakan tersebut telah mengancam nyawa warga negaranya dan pada Rabu (15/2), Duta Besar Filipina di Buenos Aires telah melancarkan protes secara pada pemerintah setempat. Mereka juga memanggil Duta Besar Argentina di Manila untuk menghadap Departemen Luar Negeri.
"Kedutaan kami di Buenos Aires telah mengajukan protes pada 14 Februari lalu kepada pemerintah Argentina. Ini terkait kerusuhan pada 11 Februari yang membuat keselamatan Casimero terancam," ucap Raul Hernandez selaku juru bicara Kementrian Luar Negeri Filipina, seperti dikutip Eurosport.co.uk.
Sebelum kerusuhan terjadi, laga memang berlangsung sangat keras. Lazarte melakukan beberapa pelanggaran, termasuk menendang lawannya dengan sengaja. Bahkan ia sempat berteriak kepada wasit: "Apakah Anda ingin pergi dari sini dengan selamat?" Akibatnya, petinju kebangsaan Argentina itu mendapat pemotongan poin.