
Amir Khan (Getty Images)
Meski telah kehilangan gelar juara kelas welter ringan WBC, Amir Khan tetap menolak untuk pensiun dini. Khan harus merelakan titlenya direbut Danny Garcia setelah kalah dalam pertarungan di Las Vegas pada Sabtu, 14 Juli.
Sebelum dikalahkan Garcia, pada Desember lalu Khan juga kalah dari Lamont Peterson. Rentetan kekalahan itu membuat juara kelas menengah super IBF, Carl Froch melihat karier Khan telah berakhir.
Froch mengaku jika dia berada dalam posisi yang sama seperti Khan, maka dia akan menggantung sarung tinju.
Namun, Khan menolak saran tersebut. "Saya tidak mau membicarakan pensiun. Saya masih muda, saya masih punya banyak kesempatan bertanding. Saya masih haus gelar," kata petinju berusia 25 tahun itu kepada BBC, Selasa (17/7).
Kekalahan dari Danny Garcia ini merupakan pukulan telak yang ketiga bagi Khan setelah dia KO di ronde perama saat melawan Breidis Prescott pada tahun 2008.
Sebelum dikalahkan Garcia, Khan sudah mengatakan ingin meningkat ke kelas welter untuk melawan juara yang tidak terkalahkan, Floyd Mayweather. Namun hasil buruk di beberapa laga terakhir membuat kemungkinan besar ia akan tetap di kelas welter ringan untuk satu pertandingan lagi.