
Laga Siena vs Napoli di Coppa Italia. (Gabriele Maltinti/Getty Images)
Setelah sukses mengkandaskan Napoli di leg pertama semifinal Coppa Italia dengan skor 2-1 di Stadio Artemio Franchi, Jum'at dini hari (10/2) WIB, Siena kini sudah menjejakkan satu kaki mereka untuk berlaga di final. Laga ini terkesan sangat spesial bagi kubu Robur, yang sebelumnya tidak pernah mencicipi berlaga di babak semifinal Coppa Italia.
Meski statistik penguasaan bola lebih memihak ke kubu I Partenopei pada pertandingan ini, tapi tim besutan Walter Mazzarri tersebut tetap kesulitan untuk membobol gawang Robur hingga laga berakhir.
Sepanjang pertandingan, dari 13 kali usaha Napoli membobol gawang Siena dan sembilan tendangan yang mengarah ke gawang, hanya satu gol saja yang mampu dilesakkan Partenopei. Itu pun tercipta di babak kedua karena bunuh diri yang dilakukan pemain Robur menjelang pertandingan usai.
Pencapaian Siena berbanding terbalik dengan Partenopei. Meski terus mendapat tekanan dari tim tamu, Robur mampu mencuri keunggulan di babak pertama melalui gol yang dilesakkan oleh Reginaldo di menit ke-42 yang memanfaatkan umpan sodoran dari Daniele Mannini. Keunggulan 1-0 bertahan hingga babak pertama berakhir.
Tekanan yang dilakukan I Partenopei tetap berlanjut di babak kedua. Peluang-peluang terjadinya gol diciptakan oleh para punggawa Napoli, tapi penyelesaian akhir dan rapatnya barisan pertahanan Robur menjadi kendala bagi Partenopei.
Alih-alih ingin mengejar ketinggalan, Napoli kembali kebobolan untuk kali kedua. Memanfaatkan kelengahan barisan pertahanan Napoli yang ikut membantu serangan, Gaetano D'Agostino membawa Siena unggul 2-0 di menit ke-66.
Napoli akhirnya bisa mengejar ketinggalan menjadi 2-1 menjelang pertandingan babak kedua berakhir; Lahir dari kaki bek Siena, Emanuele Pesoli, yang salah mengantisipasi bola sepak pojok yang dilakukan oleh Ezequiel Lavezzi sehingga bergulir masuk ke gawang sendiri.
Skor 2-1 untuk keunggulan Robur tetap bertahan hingga babak kedua berakhir, meski tandukan Hugo Campagnaro di menit ke-95 nyaris membobol gawang Siena untuk menyamakan kedudukan. Kemenangan atas Napoli membuat skuad besutan Giuseppe Sannino tersebut menatap positif untuk bisa mengukir sejarah berlaga di babak final Coppa Italia.
Sementara itu, bagi Napoli kekalahan ini semakin menambah panjang rentetan catatan buruk mereka dalam usaha menjebol gawang lawan, meski I Partenopei lebih menguasai jalannya pertandingan dan juga dalam hal penguasaan bola.
================
Susunan Line-up
Siena: Farelli, Belmonte, Pesoli, Contini, Angelo, Gazzi, D’Agostino, Rossi, Mannini (Brienza 62'), Reginaldo (Giorgi 69'); Bogdani (Larrondo 51')
Napoli: De Sanctis, Campagnaro, Cannavaro, Aronica (Lavezzi 57'), Maggio, Gargano, Dzemaili (Inler 74'), Zuniga, Hamsik, Pandev (Vargas 71'), Cavani
| No | Team | M | M | S | K | SG | N |
| 1 | JUVENTUS | 38 | 23 | 15 | 0 | 68-20 | 84 |
| 2 | AC MILAN | 38 | 24 | 8 | 6 | 74-33 | 80 |
| 3 | UDINESE | 38 | 18 | 10 | 10 | 52-35 | 64 |
| 4 | LAZIO | 38 | 18 | 8 | 12 | 56-47 | 62 |
| 5 | NAPOLI | 38 | 16 | 13 | 9 | 66-46 | 61 |
| 6 | INTERNAZIONALE | 38 | 17 | 7 | 14 | 58-55 | 58 |
| 7 | AS ROMA | 38 | 16 | 8 | 14 | 60-54 | 56 |
| 8 | PARMA | 38 | 15 | 11 | 12 | 54-53 | 56 |
| 9 | BOLOGNA | 38 | 13 | 12 | 13 | 41-43 | 51 |
| 10 | CHIEVO | 38 | 12 | 13 | 13 | 35-45 | 49 |
| 11 | CATANIA | 38 | 11 | 15 | 12 | 47-52 | 48 |
| 12 | ATALANTA | 38 | 13 | 13 | 12 | 41-43 | 46 |
| 13 | FIORENTINA | 38 | 11 | 13 | 14 | 37-43 | 46 |
| 14 | SIENA | 38 | 11 | 11 | 16 | 45-45 | 44 |
| 15 | CAGLIARI | 38 | 10 | 13 | 15 | 37-46 | 43 |
| 16 | PALERMO | 38 | 11 | 10 | 17 | 52-62 | 43 |
| 17 | GENOA | 38 | 11 | 9 | 18 | 50-69 | 42 |
| 18 | LECCE | 38 | 8 | 12 | 18 | 40-56 | 36 |
| 19 | NOVARA | 38 | 7 | 11 | 20 | 35-65 | 32 |
| 20 | CESENA | 38 | 4 | 10 | 24 | 24-60 | 22 |
Minggu, 13 Mei
AC Milan vs Novara 2-1 (Gol: 0-1 Garcia 20', 1-1 Flamini 56', 1-2 Inzaghi 82'; KK:-; Stadion: San Siro)
Fiorentina vs Cagliari 0-0 (Gol:-; KK: Conti, Cerci, Dessena; Stadion: Artemio Franchi)
Juventus vs Atalanta 3-1 (Gol: 1-0 Marrone 10', 2-0 Del Piero 28', 2-1 Lichtsteiner 83' (o.g.), 3-1 Barzagli 90' (pen); Stadion: Juvents Stadium)
Cesena vs AS Roma 2-3 (Gol: 1-0 Nero 9', 1-1 Krkic 27', 1-2 Lamela 32', 1-3 De Rossi 49', 2-3 Santana 90'; KK: Nero; Stadion: Dino Manuzzi)
Parma vs Bologna 1-0 (Gol: 1-0 Biabiany 37'; KK: Valdes, Di Vaio, Galloppa, Belfodil; Stadion: Ennio Tardini)
Catania vs Udinese 0-2 (Gol: 0-1 Di Natale 19', 0-2 Fabbrini 58', KK: Domizzi, Pinzi, Pereyra, Handanovic, Benatia; Stadion: Angelo Massimino)
Chievo vs Lecce 1-0 (Gol: 1-0 Vacek 78'; KK: Morero, Matteo, Esposito, Di Michele; KM: Carrozzieri; Stadion: Marc' Antonio Bentegodi)
Genoa vs Palermo 2-0 (Gol: 1-0 Gilardino 52', 2-0 Sculli 70'; KK: Gilardino, Labrin; Stadion: Comunale Luigi Ferraris)
Lazio vs Internazionale 3-1 (Gol: 0-1 Milito 45' (pen), 1-1 Kozak 59', 2-1 Candreva 63', 3-1 Mauri 90'; KK: Lulic, Diakite, Konko; Stadion: Olimpico)
Napoli vs Siena 2-1 (Gol: 1-0 Dossena 4', 1-1 Destro 6', 2-1 Dossena 34'; KK: Destro, Campagnaro, Dossena, Hamsik, Parravicini, D'Agostino, Terzi, Lavezzi; Stadion: San Paolo)
28 gol - Zlatan Ibrahimovic (AC Milan)
24 gol - Diego Milito (Inter)
23 gol - Edison Cavani (Napoli), Antonio Di Natale (Udinese)
19 gol - Rodrigo Palacio (Genoa)