Skor
Pembinaan Olah Raga
Australia Bantu Angkat Besi Indonesia
Eky Rieuwpassa
Jumat, 26/10/2012 22:30:30   |   Read : 919

Eko Yuli Irawan, lifter andalan Indonesia. (Getty Images)

Keberhasilan atlet angkat besi Indonesia merebut dua medali di Olimpiade London 2012 mendapat apresiasi dari pemerintah Australia. Untuk membantu pengembangan olah raga angkat besi Indonesia, Australia memberi bantuan pembinaan.

Pemerintah Australia menghibahkan dana senilai 30 ribu dolar Australia atau setara dengan 300 juta Rupiah untuk program pembibitan atlet angkat besi di Bekasi, Jawa Barat.

Sumbangan dana itu diberikan oleh Duta Besar Australia untuk Indonesia, Greg Moriarty, kepada mantan pelatih angkat besi Tim Olimpiade Indonesia, Sodikin, dan istrinya, Ni Made Widyani, selaku pengelola Pusat Angkat Besi Bekasi, Kamis (25/10).

"Pemerintah Australia gembira dapat membantu dan mendukung program kemasyarakatan yang mulia itu untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran pemuda Indonesia," kata Moriarty kepada Antaranews.

Moriarty kagum atas perjuangan Sodikin dan istrinya dalam mengembangkan pusat angkat besi tersebut sebagai cara untuk berbagi pengalaman dan kepakaran mereka kepada generasi muda.

"Pusat Angkat Besi Bekasi merupakan contoh yang mengagumkan tentang arena pelatihan berbasis masyarakat yang mempunyai potensi untuk menghasilkan lebih banyak lagi atlet angkat besi tingkat daerah, nasional, dan internasional," tambah Moriarty.

Pusat pelatihan di Bekasi telah menghasilkan lifter-lifter berbakat yang turun di Olimpiade London tahun ini seperti Muhammad Hasbi dan Deni serta peraih medali perunggu Olimpiade Pemuda Dewi Safitri.

Sodikin yang pernah membela kontingen Merah-Putih di ajang Olimpiade Seoul (1988) dan Olimpiade Barcelona (1992) merasa yakin akan masa depan atlet-atlet angkat besi binaannya.

Dana hibah dari pemerintah Australia itu akan digunakan untuk melengkapi peralatan angkat besi dan fasilitas lainnya di pusat pelatihan tersebut.

Komentar