21 Agustus 2014
SCORE UPDATE
  • PLAY-OFF LIGA CHAMPION :
    STANDARD LIEGE (0) VS (1) ZENIT ST. PETERSBURG
  • PLAY-OFF LIGA CHAMPION :
    SLOVAN BRATISLAVA (1) VS (1) BATE BORISOV
  • PLAY-OFF LIGA CHAMPION :
    MARIBOR (1) VS (1) CELTIC
  • PLAY-OFF LIGA CHAMPION :
    LILLE (0) VS (1) FC PORTO
  • PLAY-OFF LIGA CHAMPION :
    AAB (1) VS (1) APOEL NICOSIA
  • PLAY-OFF EUROPA LEAGUE :
    STJARNAN (0) VS (3) INTERNAZIONALE
  • INDONESIA SUPER LEAGUE :
    SEMEN PADANG (-) VS (-) PERSIJA
  • INDONESIA SUPER LEAGUE :
    PERSIRAM (-) VS (-) PERSIBA BANTUL
  • COTIF L'ALCUDIA :
    LEVANTE (-) VS (-) BRASIL U-20
  • SPANISH SUPER CUP :
    REAL MADRID (1) VS (1) ATLETICO MADRID
  • PLAY-OFF LIGA CHAMPION :
    STEAUA BUCURESTI (1) VS (0) LUDOGORETS
  • PLAY-OFF LIGA CHAMPION :
    SALZBURG (2) VS (1) MALMO FF
  • PLAY-OFF LIGA CHAMPION :
    NAPOLI (1) VS (1) ATHLETIC BILBAO
  • PLAY-OFF LIGA CHAMPION :
    FC KOEBENHAVN (2) VS (3) BAYER LEVERKUSEN
  • PLAY-OFF LIGA CHAMPION :
    BESIKTAS (0) VS (0) ARSENAL
  • INDONESIA SUPER LEAGUE :
    GRESIK UNITED (3) VS (0) SRIWIJAYA FC
  • INDONESIA SUPER LEAGUE :
    PELITA BANDUNG RAYA (3) VS (2) PERSIK
  • COTIF L'ALCUDIA :
    EKUADOR U-20 (0) VS (0*) ARGENTINA U-20
  • AFC CUP :
    KUWAIT SC (3) VS (2) PERSIPURA
  • PREMIER LEAGUE :
    BURNLEY (1) VS (3) CHELSEA
  • TROFI JOAN GAMPER :
    BARCELONA (6) VS (0) LEON
  • INDONESIA SUPER LEAGUE :
    PERSIB (5) VS (0) PERSIJAP
  • INDONESIA SUPER LEAGUE :
    PERSEBAYA (3) VS (0) PERSELA
  • LIGUE 1 :
    BORDEAUX (4) VS (1) MONACO
  • INDONESIA SUPER LEAGUE :
    AREMA INDONESIA (1) VS (1) PERSITA
  • INDONESIA SUPER LEAGUE :
    PSM MAKASSAR (1) VS (0) PERSEPAM MU
  • HASSANAL BOLKIAH TROPHY 2014 :
    TIMNAS U-19 (6) VS (0) SINGAPURA
  • COTIF L'ALCUDIA :
    BRASIL U-20 (3) VS (1) VALENCIA
  • COTIF L'ALCUDIA :
    ARGENTINA U-20 (1) VS (2) LEVANTE
  • LIGUE 1 :
    SAINT ETIENNE (3) VS (1) REIMS
  • LIGUE 1 :
    MARSEILLE (0) VS (2) MONTPELLIER
  • LIGUE 1 :
    TOULOUSE (2) VS (1) LYON
  • LIGUE 1 :
    RENNES (6) VS (2) EVIAN THONON GAILLARD
  • LIGUE 1 :
    METZ (1) VS (1) NANTES
  • LIGUE 1 :
    LORIENT (0) VS (0) NICE
  • EREDIVISIE :
    FC GRONINGEN (3) VS (1) HERACLES
  • EREDIVISIE :
    FC UTRECHT (2) VS (1) WILLEM II
  • EREDIVISIE :
    EXCELSIOR (3) VS (2) GO AHEAD EAGLES
  • EREDIVISIE :
    AZ ALKMAAR (1) VS (3) AJAX
  • EREDIVISIE :
    VITESSE (2) VS (2) CAMBUUR
  • EREDIVISIE :
    FC TWENTE (2) VS (2) ADO DEN HAAG
  • EREDIVISIE :
    FC DORDRECHT (1) VS (2) PEC ZWOLLE
  • PREMIER LEAGUE :
    NEWCASTLE UNITED (0) VS (2) MANCHESTER CITY
  • PREMIER LEAGUE :
    LIVERPOOL (2) VS (1) SOUTHAMPTON
  • LIGUE 1 :
    LENS (0) VS (1) GUINGAMP
  • COTIF L'ALCUDIA :
    BRASIL U-20 (4) VS (0) TIONGKOK U-20
  • COTIF L'ALCUDIA :
    BARCELONA JR (1) VS (0) INDONESIA U-21
  • LIGUE 1 :
    PARIS SAINT GERMAIN (2) VS (0) BASTIA
  • LIGUE 1 :
    CAEN (0) VS (1) LILLE
  • EREDIVISIE :
    PSV EINDHOVEN (6) VS (1) NAC BREDA
  • EREDIVISIE :
    FEYENOORD (1) VS (1) SC HEERENVEEN
  • PREMIER LEAGUE :
    ARSENAL (2) VS (1) CRYSTAL PALACE
  • PREMIER LEAGUE :
    WEST HAM UNITED (0) VS (1) TOTTENHAM HOTSPUR
  • PREMIER LEAGUE :
    WEST BROMWICH ALBION (2) VS (2) SUNDERLAND
  • PREMIER LEAGUE :
    STOKE CITY (0) VS (1) ASTON VILLA
  • PREMIER LEAGUE :
    QUEENS PARK RANGERS (0) VS (1) HULL CITY
  • PREMIER LEAGUE :
    LEICESTER CITY (2) VS (2) EVERTON
  • PREMIER LEAGUE :
    MAN. UNITED (1) VS (2) SWANSEA CITY
  • INDONESIA SUPER LEAGUE :
    BARITO PUTERA (0) VS (0) GRESIK UNITED
  • HASSANAL BOLKIAH TROPHY 2014 :
    TIMNAS U-19 (1) VS (2) KAMBOJA
  • COTIF L'ALCUDIA :
    VALENCIA (3) VS (0) TIONGKOK U-20
  • COTIF L'ALCUDIA :
    MAURITANIA U-20 (0) VS (1) LEVANTE
  • COTIF L'ALCUDIA :
    ARGENTINA U-20 (1) VS (0) INDONESIA U-21
  • INDONESIA SUPER LEAGUE :
    PERSIJAP (1) VS (0) SRIWIJAYA FC
  • INDONESIA SUPER LEAGUE :
    SEMEN PADANG (3) VS (1) PERSIB
  • INDONESIA SUPER LEAGUE :
    PERSIBA BALIKPAPAN (2) VS (0) PERSERU
  • COTIF L'ALCUDIA :
    BARCELONA JR (0) VS (0) MAURITANIA U-20
  • COTIF L'ALCUDIA :
    BRASIL U-20 (0) VS (0) EKUADOR U-20
Malaysia vs Indonesia, Duel Terbesar di Turnamen
Kamis, 29 November 2012 | 15:14 WIB
Arief Bagus/Bolanews
Timnas Indonesia, akan kalah dari Malaysia?

Saya tidak percaya apa yang terjadi dalam pertandingan kemarin dalam AFF Suzuki Cup. Ketika Singapura diprediksi akan mendapatkan hasil seri, pemain pengganti Andik Vermansah memupus harapan Singapura untuk lolos ke semi final.

Indonesia terlihat tidak bersemangat dalam pertandingan sebelumnya, tetapi dalam pertandingan melawan Singapura, membuat lima pergantian dari starter yang turun ketika ditahan imbang 2-2 oleh Laos. Dicadangkannya Bambang Pamungkas menjadi kejutan bagi saya, tetapi keberuntungan datang ketika ia dimasukkan ke lapangan. Pengalaman yang dimilikinya membuat pemain bertahan Singapura terpecah konsentrasinya sehingga tercipta lubang yang dapat dieksploitasi oleh Andik.

Ini merupakan hasil penting bagi Indonesia, ini akan membuat pemenang akan mengambil segalanya melawan Malaysia. Saya mengatakan pemenang mengambil segalanya, karena hasil pertandingan semalam menunjukkan Harimau telah bangkit dan membutuhkan kemenangan lagi untuk lolos ke semifinal.

Saya percaya Singapura akan mengalahkan Laos di mana mereka kelelahan di turnamen ini karena tidak biasa bermain 3 pertandingan dalam 7 hari. Ini menjadikan mengapa pertandingan Malaysia vs Indonesia, dan bagi saya salah satu tim ini akan tersingkir dalam pertandingan Sabtu malam nanti.

Telah bekerja dan menyaksikan seluruh pertandingan melalui siaran ESPN STAR Sports, saya terkejut bagaimana turnamen berlangsung. Pertandingan pada Sabtu akan memberikan kita kesempatan untuk melihat seberapa jauh Nilmaizar dan pemainnya dapat belajar dan lolos dari grup ini. Tentu saja ini bukan merupakan 3 poin yang mudah bagi Indonesia, setelah kepercayaan diri Malaysia sedang tinggi setelah membantai Laos.

Indonesia hanya membutuhkan satu poin untuk lolos ke semifinal, tetapi saya percaya mereka akan menekan sejak menit pertama dan berusaha untuk meredam serangan Malaysia. Mereka mempunyai Andik yang memiliki kecepatan. Begitu pula Oktovianus Maniani yang bisa berlari untuk bertahan dan bisa dengan cepat keluar menyerang. Jika Indonesia bisa memanfaatkan kecepatan kedua sayapnya, saya percaya mereka memiliki kesempatan untuk mengalahkan Malaysia.

Rachmat Syamsuddin tidak menciptakan banyak masalah bagi pertahanan Singapura tetapi seperti yang telah saya sebutkan sebelumnya, pengalaman Bambang dapat menciptakan perbedaan di lini depan.

Indonesia harus berhenti bermain dengan bola langsung ke depan. Mereka harus bermain umpan pendek, dan bermain melebar untuk membiarkan sayap mereka mengeksploitasi pertahanan Malaysia. Lalu mereka juga harus memberikan umpan–umpan berkualitas ke belakang lini pertahanan lawan agar dapat dimanfaatkan oleh Bambang (harus bermain menurut saya), Irfan Bachdim dan Vendry Mofu berlari ke kotak penalti untuk menyambut umpan.

Ini juga tidak akan mudah untuk Malaysia yang telah bangkit. Kemenangan 4-1 atas Laos memperlihatkan bahwa mereka telah berkembang, seperti yang mereka perlihatkan dua tahun lalu. Mereka kalah 1-5 dari Indonesia dalam pertandingan pembuka, tetapi dapat membalas di final dengan agregat 4-2. Pertandingan pembuka di final merupakan kemenangan 3-0 di Bukit Jalil, jadi Indonesia harus berhati–hati dalam menghadapi pertandingan ini.

Malaysia akan berusaha menguasai penguasaan bola. Saya berpikir mereka tidak akan bermain dengan cara yang sama seperti ketika menghadapi Laos, di mana menerapkan permainan pressing ketat. Dalam pertandingan itu sangat sulit bagi mereka untuk menembus pertahanan Laos yang bertahan dengan baik.

Dengan top skor dalam turnamen terakhir Safee Sali mulai panas, Malaysia akan menjadi ancaman. Akan tetapi, bagi saya empat pergantian yang dilakukan Rajagopal. Wan Zack merupakan yang paling banyak membuat perubahan. Wan Zack membuat saya setahun terakhir setelah musim ini bermain bersama Harimau Muda di Singapura, dan bahwa ia memenangi penghargaan Pemain Muda Terbaik. Ia akan menjadi ancaman di sayap kanan dan Novan Setya harus berusaha keras untuk menghentikannya.

Dengan Norshahrul di lini depan, Indonesia harus fokus sepenuhnya. Jika mereka tidak fokus kualitas pemain Malaysia akan mebuat Indonesia gagal mendapatkan hasil yang diharapkan.

Bagi saya, pertandingan akan berjalan ketat. Saya tidak sabar karena dapat tercipta berbagai macam kemungkinan dan dapat menjadi pertandingan terbaik di turnamen sejauh ini. Tetapi saya berpikir bahwa keuntungan bermain di kandang sendiri menjadi poin plus bagi Malaysia, dengan kekurangan pengalaman yang di miliki Indonesia akan menjadi salah satu faktor yang dapat dimanfaatkan oleh Malaysia.

Prediksi – Harimau Malaya akan memenangi pertandingan ini dengan skor ketat 2-1. Dan di pertandingan lainnya, Singapura akan mengalahkan Laos 2-0.

*) Paul Masefield, mantan pemain sepak bola profesional, sebelumnya bermain di Inggris dan Asia dan merupakan pengamat dan komentator di ESPN STAR Sports. Saksikan dia dalam siaran langsung Indonesia vs Malaysia pada Sabtu, 1 Desember hanya di STAR Sports.


Penulis

Sumber

: Paul Masefield

:

Berita Terkait
  • Komentar

KLASEMEN LIGA

  • No
  • Team
  • M
  • M
  • S
  • K
  • SG
  • N
1 Man. City 1 1 0 0 2-0 3
2 Arsenal 1 1 0 0 2-1 3
3 Liverpool 1 0 0 0 2-1 3
4 Swansea 1 1 0 0 2-1 3
5 Aston Villa 1 1 0 0 1-0 3
6 Hull 1 1 0 0 1-0 3
7 Tottenham 1 1 0 0 1-0 3
8 Everton 1 0 1 0 2-2 1
9 Leicester 1 0 1 0 2-2 1
10 Sunderland 1 0 1 0 2-2 1
11 West Brom 1 0 1 0 2-2 1
12 Burnley 0 0 0 0 0-0 0
13 Chelsea 0 0 0 0 0-0 0
14 Southampton 1 0 0 1 1-2 0
15 C. Palace 1 0 0 1 1-2 0
16 Man. United 1 0 0 1 1-2 0
17 QPR 1 0 0 1 0-1 0
18 Stoke 1 0 0 1 0-1 0
19 West Ham 1 0 0 1 0-1 0
20 Newcastle 1 0 0 1 0-2 0