21 Oktober 2014
SCORE UPDATE
  • INDONESIA SUPER LEAGUE :
    PERSIPURA (-) VS (-) AREMA INDONESIA
  • INDONESIA SUPER LEAGUE :
    PELITA BANDUNG RAYA (-) VS (-) MITRA KUKAR
  • INDONESIA SUPER LEAGUE :
    PERSELA (-) VS (-) SEMEN PADANG
  • PREMIER LEAGUE :
    WEST BROMWICH ALBION (2) VS (2) MANCHESTER UNITED
  • LA LIGA :
    REAL SOCIEDAD (1) VS (2) GETAFE
  • SERIE A :
    GENOA (1) VS (1) EMPOLI
  • LIGA CHAMPION - GRUP E :
    CSKA MOSKVA (-) VS (-) MANCHESTER CITY
  • PIALA AFC U-19 2014 :
    PEMENANG 4 (-) VS (-) PEMENANG 3 (6)
  • PIALA AFC U-19 2014 :
    PEMENANG 1 (-) VS (-) PEMENANG 2 (5)
  • LA LIGA :
    VILLARREAL (2) VS (0) ALMERIA
  • LA LIGA :
    ELCHE (0) VS (2) SEVILLA
  • SERIE A :
    INTER (2) VS (2) SSC NAPOLI
  • LIGUE 1 :
    MONTPELLIER (-) VS (-) LYON
  • EREDIVISIE :
    FC GRONINGEN (1) VS (1) EXCELSIOR
  • EREDIVISIE :
    GO AHEAD EAGLES (3) VS (2) PEC ZWOLLE
  • EREDIVISIE :
    FC DORDRECHT (1) VS (3) FC UTRECHT
  • EREDIVISIE :
    SC HEERENVEEN (2) VS (2) CAMBUUR
  • EREDIVISIE :
    NAC BREDA (1) VS (1) ADO DEN HAAG
  • EREDIVISIE :
    FC TWENTE (1) VS (1) AJAX
  • EREDIVISIE :
    FEYENOORD (2) VS (1) HERACLES
  • PREMIER LEAGUE :
    STOKE CITY (2) VS (1) SWANSEA CITY
  • PREMIER LEAGUE :
    QUEENS PARK RANGERS (2) VS (3) LIVERPOOL
  • LA LIGA :
    ATLETICO MADRID (2) VS (0) ESPANYOL
  • LA LIGA :
    CORDOBA (1) VS (2) MALAGA
  • LA LIGA :
    BARCELONA (-) VS (-) EIBAR
  • BUNDESLIGA :
    PADERBORN (3) VS (1) EINTRACHT FRANKFURT
  • BUNDESLIGA :
    HAMBURGER SV (1) VS (1) HOFFENHEIM
  • SERIE A :
    TORINO (1) VS (0) UDINESE
  • SERIE A :
    PALERMO (2) VS (1) CESENA
  • SERIE A :
    HELLAS VERONA (1) VS (3) AC MILAN
  • SERIE A :
    CAGLIARI (2) VS (2) SAMPDORIA
  • SERIE A :
    ATALANTA (1) VS (0) PARMA
  • SERIE A :
    FIORENTINA (0) VS (2) LAZIO
  • SERIE A :
    SASSUOLO (1) VS (1) JUVENTUS
  • LA LIGA :
    DEPORTIVO LA CORUNA (3) VS (0) VALENCIA
  • LIGUE 1 :
    BORDEAUX (1) VS (1) CAEN
  • LIGUE 1 :
    MARSEILLE (2) VS (0) TOULOUSE
  • LIGUE 1 :
    NICE (0) VS (1) BASTIA
  • LIGUE 1 :
    NANTES (1) VS (1) REIMS
  • LIGUE 1 :
    MONACO (2) VS (0) EVIAN THONON GAILLARD
  • LIGUE 1 :
    METZ (0) VS (0) RENNES
  • LIGUE 1 :
    LILLE (1) VS (2) GUINGAMP
  • AFC CUP :
    ARBIL (-) VS (-) QADSIA SC
  • EREDIVISIE :
    WILLEM II (1) VS (4) VITESSE
  • EREDIVISIE :
    PSV EINDHOVEN (3) VS (0) AZ ALKMAAR
  • PREMIER LEAGUE :
    SOUTHAMPTON (8) VS (0) SUNDERLAND
  • PREMIER LEAGUE :
    NEWCASTLE UNITED (1) VS (0) LEICESTER CITY
  • PREMIER LEAGUE :
    EVERTON (3) VS (0) ASTON VILLA
  • PREMIER LEAGUE :
    CRYSTAL PALACE (1) VS (2) CHELSEA
  • PREMIER LEAGUE :
    BURNLEY (1) VS (3) WEST HAM UNITED
  • PREMIER LEAGUE :
    ARSENAL (2) VS (2) HULL CITY
  • PREMIER LEAGUE :
    MANCHESTER CITY (4) VS (1) TOTTENHAM HOTSPUR
  • LA LIGA :
    ATHLETIC BILBAO (-) VS (-) CELTA VIGO
  • LA LIGA :
    LEVANTE (0) VS (5) REAL MADRID
  • LA LIGA :
    GRANADA (-) VS (-) RAYO VALLECANO
  • BUNDESLIGA :
    SCHALKE 04 (2) VS (0) HERTHA BERLIN
  • BUNDESLIGA :
    VFB STUTTGART (3) VS (3) BAYER LEVERKUSEN
  • BUNDESLIGA :
    MAINZ 05 (2) VS (1) AUGSBURG
  • BUNDESLIGA :
    HANNOVER 96 (0) VS (3) BORUSSIA MONCHENGLADBACH
  • BUNDESLIGA :
    FREIBURG (1) VS (2) WOLFSBURG
  • BUNDESLIGA :
    KOELN (2) VS (1) BORUSSIA DORTMUND
  • BUNDESLIGA :
    BAYERN MUENCHEN (6) VS (0) WERDER BREMEN
  • SERIE A :
    ROMA (3) VS (0) CHIEVOVERONA
  • LIGUE 1 :
    LORIENT (0) VS (1) SAINT ETIENNE
  • LIGUE 1 :
    LENS (-) VS (-) PARIS SAINT GERMAIN
  • PIALA AFC U-19 2014 :
    THAILAND (-) VS (-) UZBEKISTAN
  • PIALA AFC U-19 2014 :
    QATAR (-) VS (-) TIONGKOK
  • PIALA AFC U-19 2014 :
    UNI EMIRAT ARAB (-) VS (-) MYANMAR
  • PIALA AFC U-19 2014 :
    JEPANG (-) VS (-) KOREA UTARA
  • KUAL. EURO 2016 GRUP I :
    SERBIA (-) VS (-) ALBANIA
  • KUAL. EURO 2016 GRUP I :
    DENMARK (0) VS (1) PORTUGAL
  • KUAL. EURO 2016 GRUP F :
    YUNANI (0) VS (2) IRLANDIA UTR.
  • KUAL. EURO 2016 GRUP F :
    FINLANDIA (0) VS (2) RUMANIA
  • KUAL. EURO 2016 GRUP F :
    KEP. FAROE (0) VS (1) HONGARIA
  • KUAL. EURO 2016 GRUP E :
    SAN MARINO (0) VS (4) SWISS
  • KUAL. EURO 2016 GRUP D :
    GIBRALTAR (0) VS (3) GEORGIA
  • KUAL. EURO 2016 GRUP D :
    POLANDIA (2) VS (2) SKOTLANDIA
  • KUAL. EURO 2016 GRUP D :
    JERMAN (1) VS (1) IRLANDIA
Sayang Hanya Ada Satu Pemenang
Selasa, 12 Juni 2012 | 15:55 WIB
Getty Images
Kevin Durant (kiri) dan LeBron James, adu terbaik.

Dua bintang paling cemerlang namun hanya satu pemenang. Itulah drama yang akan terjadi pada pergelaran Final NBA 2012, mulai 13 Juni WIB. Pertemuan Oklahoma City Thunder kontra Miami Heat, akan menghasilkan juara baru.

Heat pernah menjadi juara NBA pada 2006 lewat tandem Shaquille O’Neal dan Dwyane Wade. Sedangkan OKC Thunder baru sekali ini hadir ke final dengan nama OKC Thunder. Saat masih bernama Seattle SuperSonics, mereka terakhir ke final NBA 1996 namun saat itu Gary Payton dan Shawn Kemp digebuk Chicago Bulls 2-4.

Meskipun baru sekali ke final NBA, Thunder adalah penjungkal para juara. Di ronde pertama, tanpa ampun juara bertahan Dallas Mavericks ditelan 4-0. Pada babak semifinal, giliran Lakers yang memenangi 5 cincin juara di era millennium, kena tabrak 4-1. Di final wilayah Barat, San Antonio Spurs yang mengoleksi empat cincin sejak 1999, pun takluk 4-2. Akankah Heat, juara 2006, menjadi korban berikut Thunder untuk melengkapi gelar ‘best of the best?

Menurut Jimmy Vaccaro, seorang pakar taruhan Las Vegas, Miami Heat sejauh ini difavoritkan juara dengan 5-2, sementara OKC dengan 6-1. Ia melihat format 2-3-2 akan menguntungkan tim tamu, dalam hal ini Heat. “Jika Heat mampu meraih 1 kemenangan pada 2 gim pertama di Oklahoma, mereka akan memainkankan tiga laga berikutnya di kandang sendiri. Ini jelas akan menguntungkan Heat,” ungkap Vaccaro. Prediksinya, Heat sampai gim keenam.

Prediksi Vaccaro sebenarnya tidak akan berarti apa-apa sebab dia tidak di dalam lapangan Final NBA 2012. Ada dua raja penentu kemenangan itu yakni King James dan (King) Durant. Keduanya masih belum jadi raja resmi sebab cincin juara belum pernah disematkan. LeBron James disebut King James karena memiliki tiga mahkota MVP Reguler, sementara (King) Durant adalah pemilik tiga gelar top scorer reguler.

Nasib sama dibesarkan oleh sosok ibu single parent, membuat LeBron maupun Durant menjadi sosok kokoh dengan baju berbeda. Layaknya Raja yang sebenarnya, LeBron jauh lebih glamour daripada Durant. James menjadi incaran produk global karena popularitasnya. Kasus pemasaran global LeBron James pernah dibahas di Harvard Business of School, tahun lalu selama 80 menit dengan bintang tamu si empunya nama, LBJ.

Menurut majalah Forbes 2012, James menempati peringkat kedua pebasket NBA berpendapatan terbesar di bawah Kobe Bryant. Ia memperoleh US$ 49 juta per tahun (sekitar Rp 45 miliar), dengan perincian US$ 16 juta dari gaji pemain dan US$ 33 juta dari sponsorship seperti Coca-Cola, McDonald’s, State Farm, dan Upper Deck . Produk sepatu Nike, kabarnya membayar James sebesar US$ 10 juta per tahun.

Kevin Durant masuk daftar 10 besar atlet NBA berpendapatan termahal, di urutan kedelapan. Dibandingkan LeBron, pendapatan Durant hanya US$ 24,5 juta (Rp 22,5 miliar). Durant dikontrak OKC Thunder sebesar US$ 85 juta untuk lima tahun (US$ 17 juta). Dari Nike, ia mendapatkan kontrak tujuh tahun dengan pendapatan per tahun US$ 9 juta.

Sosok Sederhana Durant

Durant mendapatkan kemampuan atletis sebagai pebasket dari sang ibu Wanda Pratt. Didikan keras dan disiplin membuat Durant tetaplah sosok yang sederhana meski jutawan. Pakaian yang sederhana dan tas punggung yang simpel adalah tipikal Durant.

“Kevin adalah seorang pekerja keras dan sedikit pemalu. Ia merasakan tempaan hidup yang sangat keras,” kata Wanda, mengenai anaknya itu. Durant pun sangat hormat kepada sang ibu. Ia mendedikasikan rasa hormat itu dengan meluncurkan sepatu Nike Zoom KD 4 “Wanda Pratt”. Sepatu berwarna hijau dan kuning itu menghormati warna favorit sang ibu. Tulisan ‘God is good to us all” dipasang di bagian belakang.

Wanda, yang seorang guru pendidikan jasmani (penjas), adalah sosok yang berpengaruh pada kemampuan berbasket Durant. Ia memberikan dasar-dasar yang benar dengan memetakan strength and weakness Durant. Dipoles oleh pelatih Charles Craig, Durant menjadi sosok sangat hebat. Kematian Craig pada usia 35 tahun, membuat Durant memilih nomor punggung 35.

Pendapatan kalah besar dari LeBron tak kontak membuat Durant disepelekan. Bahkan seorang presiden Barack Obama lewat penasihat pribadinya mengundang khusus Durant dan seorang kawan (akhirnya Durant mengajak James Harden), untuk bermain bola basket secara privat dengan Obama.

Presiden Obama mungkin merasa tidak enak hati sebab pernah mengabaikan Durant, padahal ia usai membawa AS menjuarai Kejuaraan Dunia 2010 di Turki, saat mengadakan pertandingan basket dengan para kerabat dekat dan menghibur tentara AS. Dalam acara itu, presiden Obama mengundang Kobe Bryant, Carmelo Anthony, Chris Paul, dll dan melupakan seorang Durant.

“Senangnya bisa dianggap sejajar dengan para bintang itu,” kata Durant, mengenai impian bisa bermain dengan presiden Obama. Durant bahkan tak memberitahu Harden saat mengajak sang karib ke Gedung Putih. “Kemasi perlengkapan basketmu dan kita akan bermain melawan orang besar,” kisah Durant bagaimana ia mengajak Harden. Seperti ditirukan Durant, Harden hanya bisa melongo saat mereka bermain melawan orang nomor satu Amerika: presiden Obama.

Kevin Durant dan James Harden secara formal memiliki kesempatan ke Gedung Putih lagi. Syaratnya: menjadi juara NBA! Sebab presiden AS memiliki ritual mengundang tim juara NBA untuk hadir di Gedung Putih. Namun untuk menuju ke sana, masih ada tujuh pertandingan yang harus dituntaskan melawan King James dkk.

Road to the White House memang tak akan mudah. Durant memerlukan bantuan Russell Westbrook untuk menjaga Dwyane Wade, Serge Ibaka akan mengawal Chris Bosh atau Udonis Haslem, sementara ia sendiri berduel melawan King James. Pertarungan dua pelatih ‘muda’ akan menguras emosi tersendiri. Scott Brooks yang emosional namun memberikan kebebasan ekspresi pemain, akan adu pintar dengan Erik Spoelstra yang sistematis.

Dua spesialis defender Thabo Sefolosha (OKC) dan Shane Battier (Miami) akan membantu kedua raja itu. Jika diperlukan sebagai scorer, Sefolosha akan membantu menjaga LeBron. Sefolosha terbukti ampuh saat mematikan Tony Parker (Spurs) maupun membantu menjinakkan Manu Ginobili. Sebaliknya, Battier akan menjadi anjing penjaga kemanapun Durant pergi.

Siapakah Akan Menang?

Dengan format final 2-3-2, OKC Thunder akan memainkan 4 laga di kandang sendiri. Banyak yang menanyakan, mengapa formatnya 2-3-2? Karena final ini dimainkan antara dua wilayah, maka faktor jarak menjadi perhitungan NBA. Dengan format 2-3-2, terbang bolak-balik antar wilayah yang menyita tenaga bisa diabaikan.

Bagaimanakah dengan perbandingan kedua tim? Thunder belum pernah kalah di kandang sendiri sepanjang babak play-off 2012. Rekor pertemuan kedua tim di reguler adalah 1-1. Di akhir musim, total kemenangan OKC 47, sedangkan Heat 46. Keduanya sama-sama di peringkat kedua wilayah.

Banyak pengamat mengatakan, OKC Thunder memang berbakat dan sangat menakutkan, namun Miami Heat memiliki pengalaman dan akan memenangi final di gim keenam. Pas benar itu dengan pendapat pengamat perjudian Las Vegas, Jimmy Vacaro, yang menjagokan Heat akan menang di gim keenam.

Saya pribadi melihat kondisi terbalik yang akan terjadi. Dengan tenaga yang masih segar dan kekompakan yang dimiliki, OKC Thunder akan memenangi gelar pertama di NBA pada gim keenam, dengan syarat Kevin Durant sehat terus sepanjang pertandingan. Sebab OKC belum teruji bermain tanpa Durant. Data berbicara bahwa Durant, Westbrook, dan Ibaka memiliki kondisi sangat bagus sehingga selalu bermain baik di reguler maupun play-off. Sedangkan Harden hanya absen 4 gim di reguler.

Satu lagi alasan personal saya memilih OKC Thunder sebagai juara NBA karena ingin melihat Derek Fisher memiliki sesuatu yang dibanggakan kepada Kobe Bryant. Cincin keenam di jari Fisher adalah tamparan paling telak bagi manajemen Lakers. Lewat cincin keenam itu Fisher akan memasukkan namanya ke kandidat Hall of Fame ketika ia sudah pensiun.

I wish: Fisher and OKC won. God is good to us all, begitulah harapan Kevin Durant dan jutaan penggemar OKC Thunder.


Penulis

Sumber

: Eko Widodo

:

Berita Terkait
  • Komentar

KLASEMEN LIGA

  • No
  • Team
  • M
  • M
  • S
  • K
  • SG
  • N
1 Chelsea 8 7 1 0 23-8 22
2 Man. City 8 5 2 1 18-8 17
3 Southampton 8 5 1 2 19-5 16
4 Liverpool 8 4 1 3 13-12 13
5 West Ham 8 4 1 3 15-11 13
6 Tottenham 8 3 2 3 10-11 11
7 Swansea 8 3 2 3 11-10 11
8 Arsenal 8 2 5 1 13-11 11
9 Man. United 7 3 2 2 13-10 11
10 Stoke 8 3 2 3 8-9 11
11 Hull 8 2 4 2 13-13 10
12 Aston Villa 8 3 1 4 4-12 10
13 Everton 8 2 3 3 16-16 9
14 Leicester 8 2 3 3 11-13 9
15 Sunderland 8 1 5 2 8-15 8
16 C. Palace 8 2 2 4 11-14 8
17 West Brom 7 2 2 3 8-9 8
18 Newcastle 8 1 4 3 8-14 7
19 Burnley 8 0 4 4 4-13 4
20 QPR 8 1 1 6 6-18 4