26 Juli 2014
SCORE UPDATE
  • INTERNATIONAL CHAMPIONS CUP :
    AC MILAN (0) VS (3) OLYMPIACOS
  • UJI COBA :
    FEYENOORD (1) VS (1) REAL SOCIEDAD
  • UJI COBA :
    PARIS SAINT GERMAIN (2) VS (1) NICE
  • UJI COBA :
    MARSEILLE (2) VS (1) BENFICA
  • UJI COBA :
    COLOMBUS CREW (2) VS (2) CRYSTAL PALACE
  • UJI COBA :
    TORONTO FC (2) VS (3) TOTTENHAM HOTSPUR
  • UJI COBA :
    LIVERPOOL (0) VS (1) AS ROMA
  • UJI COBA :
    FC DALLAS (0) VS (2) ASTON VILLA
  • UJI COBA :
    SPORTING KANSAS CITY (1) VS (4) MANCHESTER CITY
  • CHEVROLET FC CUP :
    LA GALAXY (0) VS (7) MANCHESTER UNITED
  • Uji Coba :
    CAGLIARI (2) VS (0) INDONESIA U-23
  • Uji Coba :
    LAZIO (2) VS (0) INDONESIA U-23
Robby Darwis dan Tim PSIS Terbaik
Rabu, 31 Oktober 2012 | 17:00 WIB
Dokumentasi Tabloid BOLA
Selain menjadi juara baru, PSIS juga menjadi tim terbaik pilihan Siwo PWI Jaya dan Puma.

Robby Darwis, stoper Persib Bandung dan tim PSIS Semarang terpilih sebagai yang terbaik untuk musim kompetisi PSSI 1986-87. Robby terpilih oleh tim yang diketuai Ketua Seksi Wartawan Olahraga (SIWO PWI Jaya) Sam Lantang dengan menghasilkan nilai tertinggi 241.

Sedangkan dua pesaing lainnya yakni Metu Duaramuri, gelandang Persipura dan Putu Yasa, kiper Persebaya meraih nilai 224 serta 197. Dengan demikian, Robby berhak atas Sepatu Emas Puma.

Sementara tim PSIS, dinilai memlliki ketrampilan, pola permainan, serta kekompakan yang terbaik dari lima pesaing lainnya
Persebaya, Persib, Persipura. Persija, dan PSMS. PSIS juga dianggap telah membangkitkan kembali harapan terhadap tim
Perserikatan.

Tiga Babak

Robby Darwis, pemuda kelahiran kota kembang Bandung, 30 Oktober 1964 mampu menyisihkan lawan-lawannya dalam pemilihan yang dilakukan tiga babak. Dalam babak pertama, delapan pemain terpilih untuk nominasi. Patar Tambunan (Persija), Putu Yasa
(Persebaya), Metu Duaramuri (Persipura), Robby Darwis (Persib), Rochadi, Budiawan, Ahmad Muharyah, dan Ribut Waidi (PSIS).

Di babak kedua, tersingkir tiga pemain yakni Patar, Ahmad Muharyah, dan Rochadi. Namun di babak ketiga, kembali tercoret dua pemain, kebetulan keduanya dari Semarang yakni Budiawan dan Ribut Waidi.

Penentuan akhir, Robby memperoleh nilai 20 untuk bakat, 50 kepribadian, 50 sportivitas, 30 kerja sama dalam tim. Sedangkan
untuk tiga faktor pendukung, nilai 35 untuk kartu kuning, 35 jumlah pertandingan, dan umur mendapat nilai 21. Dengan begitu
Robby mengumpulkan nilai keseluruhannya 241.

Pemain jangkung ini mulai dikenal dalam dunia sepakbola nasional ketika bermain di klub Galatama Tunas Inti dan Tempo Utama. Namun dalam kedua klub tersebut, Robby tidak terlalu lama menimba ilmu. Ia justru mulai matang ketika bermain dengan Persib mulai tahun 1984.

(Penulis: Mahfudin Nigara - Tabloid BOLA, edisi no. 159, 13 Maret 1987)


Penulis

Sumber

: Caesar Sardi

:

Berita Terkait
  • Komentar

KLASEMEN LIGA

  • No
  • Team
  • M
  • M
  • S
  • K
  • SG
  • N
1 West Ham 0 0 0 0 0-0 0
2 West Brom 0 0 0 0 0-0 0
3 Arsenal 0 0 0 0 0-0 0
4 Aston Villa 0 0 0 0 0-0 0
5 Burnley 0 0 0 0 0-0 0
6 Chelsea 0 0 0 0 0-0 0
7 Tottenham 0 0 0 0 0-0 0
8 Swansea 0 0 0 0 0-0 0
9 Sunderland 0 0 0 0 0-0 0
10 Stoke 0 0 0 0 0-0 0
11 Southampton 0 0 0 0 0-0 0
12 QPR 0 0 0 0 0-0 0
13 Newcastle 0 0 0 0 0-0 0
14 Man. United 0 0 0 0 0-0 0
15 Man. City 0 0 0 0 0-0 0
16 Liverpool 0 0 0 0 0-0 0
17 Leicester 0 0 0 0 0-0 0
18 Hull 0 0 0 0 0-0 0
19 Everton 0 0 0 0 0-0 0
20 C. Palace 0 0 0 0 0-0 0