Skor
Championship Series NBL
Pelita Jaya Menang, Aspac Dalam Tekanan
Eky Rieuwpassa
Kamis, 26/04/2012 18:54:32   |   Read : 1110

Fidyan Dini, tangguh di bawah ring. (NBL Indonesia)

Mimpi besar Dell Aspac Jakarta untuk melaju mulus ke babak grand final NBL Indonesai gagal terwujud. Dalam pertandingan semifinal melawan Pelita Jaya Esia Jakarta yang berlangsung di GOR UNY Yogyakarta, Kamis (26/4), Aspac kalah 40-58. Kemenangan PJ memaksa Aspac untuk memainkan semifinal kedua.

Babak Championship Series NBL Indonesai musim ini menggunakan sistem double elimination. Jika sebuah tim telah mengalami dua kali kekalahan maka akan tersingkir. Sepanjang championship Series, Aspac belum pernah kalah sedangkan PJ telah menelan sekali kalah saat melawan ASpac di fase grup.

Saat kembali melawan PJ di babak semifinal, Aspac terlalu banyak mengumbar foul pada dua kuarter awal. Kesalahan itu dimanfaatkan betul oleh PJ untuk menekan permainan Aspac.

Laga di awal kuarter pertama berjalan lamban. Kedua tim baru sama-sama menghasilkan enam poin ketika laga tinggal tersisa tiga menit. Rendahnya rata-rata field goals Aspac yang hanya mencapai 20 persen membawa tim asuhan Coach Tjetjep Firmansyah ini tertinggal dua poin di kuarter pertama, 10-8.

Memasuki kuarter kedua, center Aspac, M. Isman Thoyib telah melakukan tiga kali foul. Kondisi ini memaksa Coach Tjetjep untuk memasukan Antonius Joko. Joko yang cenderung lebih lamban menjadi santapan empuk Fidyan Dini dan Ponsianus Indrawan. Fidyan Dini dominan dengan tambahan lima poin di kuarter kedua dan mulai membawa Pelita Jaya unggul dengan selisih cukup lebar. Sebuah tembakan dari tengah lapangan dan masuk yang dilepaskan oleh Kelly Purwanto tepat pada saat bel akhir kuarter kedua membawa Pelita Jaya unggul 29-18.

Laga di kuarter ketiga semakin meyakinkan bahwa Pelita Jaya menunjukan tanda-tanda kemenangan. Isman Thoyib yang masuk di awal kuarter ketiga kembali melakukan foul dan terjebak pada kondisi foul trouble. Pelita Jaya sempat unggul hingga 15 poin di pertengahan kuarter ketiga. Kerja keras Rizky Effendi dengan enam poin di kuarter tiga membawa Aspac mempersempit ketertinggalan kembali ke 10 marjin, 42-32.

Aspac yang terus mencoba tembakan tiga angka, tidak mampu memasukan satupun dari 20 kali percobaan. Andalan Aspac, Xaverius pun seolah mengalami hari yang buruk dengan nol tembakan yang masuk dari 13 kali percobaan. Dua poin Xaverius adalah hasil free throw. Ketidakhadiran Isman Thoyib pada saat-saat genting membuat Fidyan Dini dominan. Center Pelita Jaya ini menjadi pengumpul angka terbanyak bagi Pelita Jaya dengan 18 poin.

Komentar



Jadwal Pertandingan

Seri II: Solo
Sritex Arena Solo, 7-15 Januari 2012

Hasil Pertandingan

Minggu (18 Desember 2011)
Pelita Jaya vs Bimasakti 74-37
CLS Knights vs Garuda 48-64
Pacific vs Satya Wacana 62-57

Sabtu (17 Desember 2011)
Satya Wacana vs CLS 63-101
Aspac vs Satria Muda 62-72
Stadium vs Muba Hangtuah 75-79

Jumat (16 Desember 2011)
NSH vs Pacific 45-74
Garuda vs Pelita Jaya 43-73
Bimasakti vs BSC 77-54

Kamis (15 Desember 2011)
Satya Wacana vs NSH 53-55
Satria Muda vs Muba Hangtuah 64-53
Aspac vs Stadium 74-62
CLS Knights vs Bimasakti 68-48

Rabu (14 Desember 2011)
Pelita Jaya vs Satya Wacana 75-59
BSC vs CLS Knights 43-70
Stadium vs Garuda 34-71
Muba Hangtuah vs Pacific 71-45

Selasa (13 Desember 2011)
Pacific vs Pelita Jaya 47-85
NSH vs Satria Muda 31-80
Bimasakti vs Aspac 51-80
Garuda vs BSC 75-29

Senin (12 Desember 2011)
Stadium vs Satya Wacana 89-46
Satria Muda vs Bimasakti 85-66
Muba Hangtuah vs CLS Knights 67-61
Aspac vs NSH 75-42

Minggu (11 Desember 2011)
Satya Wacana vs Muba Hangtuah 60-68
CLS Knights vs Stadium 74-79
Pacific vs Garuda 60-92
BSC vs Pelita Jaya 55-94

Sabtu (10 Desember 2011)
Garuda vs Satria Muda 46-50
Pelita Jaya vs Aspac 51-58
Bimasakti vs Pacific 74-62
NSH vs BSC 47-52