Kebutuhan tim, masih menjadi trend dalam bursa transfer paruh kedua di ajang Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010. Klub belum berpikir ke arah mencari keuntungan dari transfer pemain ini.
CEO PT. Liga Indonesia, Joko Driyono, menilai pemain yang ditawarkan kerap berujung pada kebutuhan klub pembeli. “Kualitas, performa dan kebutuhan tim masih menjadi tolak ukur utama sebuah klub dalam membeli,” ujarnya, di kantor PT Liga Indonesia, Jakarta (12/3).
Lebih lanjut Joko mengatakan, “Saya lihat belum ada yang memiliki spirit mencari uang guna mendapat keuntungan dari penjualan atau pembelian pemain. Sebagian besar, masih berpikir bagaimana mendapatkan pemain yang mampu memenuhi kebutuhan tim,” katanya.
Sebelumnya, striker PSM Makasar Park Jung Hwan, menjadi pemain termahal pada transfer paruh kedua ISL. Kabarnya, PSM menggelontorkan dana sebesar 420 juta rupiah untuk memboyong bomber asal Korea Selatan itu.
Namun permainan Park bersama Juku Eja, tak ‘elok’ seperti harganya. Dalam dua laga yang dilakoni, Park belum mengantongi satu gol pun meski pada pertandingan perdana, PSM menang 1-0 lawan Persijap Jepara dan mampu bermain imbang dengan skor kacamata saat bertemu Persela.
Ketika bersama Persiba Balikpapan, Park juga tidak menunjukan performanya sebagai pemain mahal. Pada putaran pertama sendiri, Park hanya mampu mengoleksi 2 gol saja.
Sementara itu, pemain anyar Persitara Jakarta Utara, Diego Mandieta menjadi pemain dengan harga paling murah. Dikabarkan, klub lamanya Silvio Pettirossi, membanderol mendieta dengan harga 210 juta rupiah.
Daftar Lima Pemain Termahal Putaran Kedua ISL
Park Jung Hwan (Korea Selatan) PSM dari Persiba
Mohammad Albicho (Suriah) Persiba dari Al Wahda
Redouanne Barkaouwi (Maroko) Pelita dari Al Wahda
Marwan Sayedeh (Suriah) Pelita dari Jableh Syrian
Osvaldo Moreno (Paraguay) PSM dari Club Real de Colima
(Rata-rata harga pemain termahal 431 juta rupiah, sumber: BLI)
Daftar Lima Pemain Termurah Putaran Kedua ISL
Manuel Ndendi (Kamerun) Persitara dari Tus Koblenz
Ham Hyeong Kyu (Korsel) Persela dari Home United
Tomoaki Komorida (Jepang) Persela dari Roasso Kumamoto
Esteban Guillen (Uruguay) Arema dari PSMS
Diego Mandieta (Paraguay) Persitara dari Silvio Pettirossi
(Rata-rata harga pemain termurah 90 juta rupiah, sumber: BLI)
PIALA INDONESIA
HASIL - Semifinal
Rabu (28 Juli 2010)
Persik vs Arema 0-4 (0-1 Irfan Raditya 48', 0-2 Mumahhad Ridhuan 51', 0-3 Moch. Fahruddin 82', 0-4 Rachmat Affandi 88')
Selasa (27 Juli 2010)
Persipura vs Sriwijaya FC 3-5 PSO (2-2) (1-0 Gerald Pangkali 2', 1-1 Kayamba 11', 2-1 Victor Igbonefo 57', 2-2 Pavel Solomin 65')
JADWAL - Final
Sabtu (31 Juli 2010)
Perebutan tempat ketiga: Persipura vs Persik
Minggu (1 Agustus 2010)
Arema vs Sriwijaya FC
Pencetak Gol
10 gol - Cristian Gonzales (Persib)
9 gol - Pipat Thonkanya (Persisam)
8 gol - Boaz Salossa (Persipura), Zaenal Arif (Persisam)
7 gol - Saktiawan Sinaga (Persik)
5 gol - Gerald Pangkali (Persipura), Keith Kayamba Gumbs (Sriwijaya Fc), Bambang Pamungkas (Persija), Victor Igbonefo (Persipura)
KLASEMEN AKHIR LSI MUSIM 09/10
| P | Tim | M | M | S | K | Gol | Nilai |
| 1. | Arema |
34 |
23 |
4 |
7 |
57-22 | 73 |
| 2. | Persipura | 34 |
18 |
13 |
3 |
62-32 | 67 |
| 3. | Persiba | 34 |
15 |
9 |
10 |
44-31 | 54 |
| 4. | Persib | 34 |
16 |
5 |
13 |
50-36 | 53 |
| 5. | Persija | 34 |
14 |
10 |
10 |
41-36 | 52 |
| 6. | Persiwa | 34 |
15 |
5 |
14 |
57-56 | 50 |
| 7. | PSPS | 34 |
14 |
7 |
13 |
43-37 |
49 |
| 8. | Sriwijaya FC | 34 |
14 | 6 |
14 |
48-49 | 48 |
| 9. | Persijap | 34 | 13 |
7 |
14 |
40-45 | 46 |
| 10. | Persema | 34 |
13 |
6 |
15 |
43-52 | 45 |
| 11. | Bontang FC | 34 |
12 |
8 |
14 |
53-52 | 44 |
| 12. | Persisam | 34 |
12 |
8 |
14 |
38-41 | 44 |
| 13. | PSM | 34 |
12 |
7 |
15 |
31-46 | 43 |
| 14. | Persela | 34 |
12 |
6 |
16 |
45-55 | 42 |
| 15. | Pelita Jaya |
34 |
10 |
9 |
15 |
42-53 | 39 |
| 16. | Persebaya | 33 |
10 |
6 |
17 |
42-55 | 36 |
| 17. |
Persik |
33 | 9 |
9 |
15 |
38-55 | 36 |
| 18. | Persitara | 34 |
7 |
7 |
20 |
36-57 | 28 |
Ket: Peringkat 1: Lolos ke Liga Champion Asia; 2: Lolos ke AFC Cup; 15: Play-off degradasi; 16-18: Degradasi
Pencetak Gol
19 gol - Francisco Aldo Barreto (Bontang FC)
18 gol - Alberto Goncalves (Persipura); Cristian Gonzales (Persib/1-pen)
17 gol - Erick Weeks Lewis (Persiwa); Boaz Solossa (Persipura)
16 gol - Herman Dzumafo Epandi (PSPS)
15 gol - M. Isnaini (PSPS); Kenji Adachihara (Bontang FC); Julio Lopes (Persiba)
Artikel sudah direvisi. Terima kasih atas koreksinya.
Post your comment