Pasca Final Liga Champion

Seorang Pemuda Jadi Tumbal Kemenangan Chelsea

Oka Akhsan M.
Selasa, 22/05/2012 15:13:29 WIB   |   Read : 39525


Luke Fitzpatrick (Daily Mail)

Keberhasilan Chelsea menjuarai Liga Champion ternyata menyisakan sebuah cerita pilu. Seorang pria berusia 25 tahun meregang nyawa setelah dikeroyok sekumpulan 20 pemuda bertopeng usai menyaksikan final Liga Champion di sebuah pub.

Lukas Fitzpatrick tewas di tempat kejadian akibat luka tikam yang cukup parah. Sementara sang ayah, Bernard, yang berusaha melindungi Lukas, saat ini sedang berada dalam kondisi kritis di Rumah Sakit setempat.

Ayah dan anak itu diserang segerombolan geng bersenjatakan pisau dan tongkat pemukul setelah menyaksikan kemenangan Chelsea atas Bayern Muenchen di sebuah pub yang terletak di London Utara, Sabtu (19/5). Tim forensik kepolisian setempat langsung melakukan reka ulang tragedi berdarah itu di lokasi kejadian.

Kejadian tersebut sangat mengejutkan salah seorang teman dekat Luke, Katy McKeon. Menurut Katy, Luke adalah orang yang sangat baik dan kematiannya bagaikan adegan di sebuah film horor.

"Luke adalah seorang pria yang sangat baik, peduli pada semua orang, dan sangat lucu. Jumlah karangan bunga yang ditujukan padanya menunjukkan bagaimana Luke begitu dicintai. Saya ada di tempat kejadian saat itu, dan melihat semuanya seperti sedang menyaksikan film horor," ujar Katy kepada Daily Mail.

Ibu dan adik Luke, Constance dan Ryan, yang saat kejadian sedang berlibur di Mallorca, Spanyol, langsung memutuskan untuk pulang malam itu juga. Constance menyatakan Bernard telah keluar dari ruang ICU dan sudah bisa mengucapkan beberapa patah kata.

"Mereka hanya menonton sepak bola dan tidak mendukung siapa-siapa, karena Luke adalah fan Arsenal. Situasi di pub sangat bagus dan semua orang mengenal satu sama lain. Namun semua itu berubah oleh kedatangan beberapa orang yang mencari keributan," ujar Constance dengan penuh haru.

Pihak berwajib telah menahan tiga orang yang diduga terlibat dalam kejadian itu, termasuk dua pemuda yang masih berusia 17 tahun. Sayang, ketiganya langsung dibebaskan setelah memberi uang jaminan.

Komentar