Walikota Muenchen, Christian Ude, menyebut kotanya bakal kedatangan 200 ribu manusia dari seluruh penjuru dunia dalam perhelatan final Liga Champion 2012. Ditambah sebagian besar dari 1,3 juta penduduk yang merupakan fan berat FC Bayern, membuat kota Muenchen sangat padat di hari pertandingan, Sabtu (19/5).
---EKSKLUSIF TABLOID BOLA/BOLANEWS.COM---
Kepadatan terpusat di tiga titik. Stadion Fussball Arena jelas yang pertama karena menjadi venue final. Acara public viewing alias nonbar yang digelar UEFA di Stadion Olympia setidaknya bakal mengumpulkan 65 ribu manusia di dalam arena karena tiket yang dijual berstatus ausverkauft alias sold out bin ludes.
Belum lagi menyebut mereka yang datang tanpa tiket dan mengerubungi area Olympia Park. Titik keramaian krusial lainnya adalah Marienplatz. Alasannya sederhana, apalagi kalau bukan karena Marienplatz adalah pusat kota Muenchen.
Bayangkan, sejak pukul 10 pagi di hari pertandingan, kedua tempat terakhir sudah mulai didatangi oleh pendukung Die Roten dan Chelsea. Hebatnya, walau dengan kepadatan seperti itu tak terlihat sedikit pun kemacetan.
Anda bisa menyebut penduduk ibukota provinsi Bavaria ini lebih senang menggunakan transportasi publik. Maklum, jaringan kereta komuter plus trem dan bus sanggup menjangkau nyaris seluruh 310,43 km persegi luas kota. Tapi, bila tanpa persiapan dan pengalaman menggelar kegiatan internasional, jangan harap perhelatan final LC bakal berjalan lancar.
Kepadatan jelas terjadi di Olympiazentrum, stasiun yang tepat di depan Olympia Park. Pun dengan Hauptbahnhof, yang merupakan stasiun sentral kota dan menjadi penghubung berbagai jalur kereta. Jangan lupakan stasiun Marienplatz, yang terletak tepat dibawah pusat kota.
Namun, dengan crowd management tanpa cela, kepadatan tersebut dapat dikendalikan. DB Bahn sebagai operator jaringan menambah frekuensi kereta yang merupakan jalur krusial.
Jalur itu adalah Moosach-Fuerstenried West, yang melewati Stadion Olympia, dan KlinikumGroshadern-Garching, yang melewati stasiun Froettmaning, wilayah Allianz Arena berada. Meski antrian terjadi, waktu tunggu tak terlalu lama.
Konsultan Polisi Inggris
Manajemen keramaian ini tentu juga dibantu oleh polisi. Bila biasanya petugas berseragam hijau-hijau itu jarang terlihat, khusus di hari laga final LC langsung menurunkan dua ribu personel.
Bahkan meriam air juga sudah disiapkan, meski pada akhirnya tidak dipakai. Dalam surat terbukanya, kepolisian bakal menindak tegas buat siapapun yang berbuat onar.
"Kami berada dalam kondisi terbaik buat laga sebesar final LC. Tak ada kata toleransi karena duel ini merupakan sorotan utama tahun ini buat kota Muenchen. Di manapun pembuat onar, kami pasti ada didekat mereka," ucap juru bicara kepolisian, Wolfgang Wenger, kepada media Jerman.
Pihak Polizei juga mendapat bantuan dari London Metropolitan Police. Setidaknya ada dua orang perwira yang menjadi konsultan untuk mengamankan fan Chelsea, dan 20 lainnya merupakan detektif yang menyamar di keramaian.
Paket kendali keramaian bisa dibilang lengkap karena walikota Christian Ude juga mengeluarkan larangan untuk meminum bir di ruang publik. Aksi ini jelas bentuk antisipasi sebelum rombongan fan Inggris memulai keributan.
Satu kendali keramaian lain yang krusial adalah larangan penerbangan malam di atas kota Muenchen dicabut khusus Sabtu kemarin. Tujuannya apalagi kalau bukan fan tamu bisa langsung kembali ke negaranya usai laga.
Penjagaan kota memang terasa ketat sebagai reaksi atas kerusuhan yang terjadi usai play-off degradasi antara Fortuna Duesseldorf dan Hertha Berlin pertengahan pekan lalu. Pendukung Fortuna yang terlalu senang timnya promosi masuk ke lapangan dan membuat kericuhan.