
Bek tengah Juventus, Leonardo Bonucci, mengungkapkan kalau timnya sedang bergiat untuk menjadi klub paling ditakuti di benua Eropa. Komentar ini muncul setelah Juventus kembali ke laga Liga Champion dan berhasil menahan imbang juara bertahan, Chelsea.
"Kami kembali ke kancah Eropa dengan mendongakkan kepala dan perlu kami tunjukkan hal ini kepada semua tim untuk memperlihatkan betapa laparnya kami akan kemenangan," ujar Bonucci kepada Sky Sport Italia.
"Kami puas memperoleh hasil seri dari pertandingan yang sulit. Kami menunjukkan bahwa kami adalah tim yang bernilai besar. Kami memiliki dorongan, keinginan untuk tidak pernah menyerah dan dapat mempertahankan permainan yang bagus di setiap pertandingan."
"Dua kali kebobolan gol secara beruntun pasti sebuah pukulan, tetapi kami tidak menundukkan kepala. Kami bermain baik di babak pertama dan kemudian dapat menyamakan kedudukan melalui Fabio Quagliarella," lanjut pemain berusia 25 tahun ini.
Mantan pemain Bari ini juga menjelaskan bahwa semua yang terjadi di lapangan telah dipersiapkan di sesi latihan: "Hal tersebut sudah dipersiapkan di sesi latihan dan kami menunjukkannya. Jadi latihan selama seminggu telah terbayarkan."
"Persiapan kami dengan pelatih Antonio Conte membuat kami tenang di lapangan dan kami tahu siapapun yang ada di bangku cadangan akan menjadi bagian dari rencana taktik permainan," tegas pemain yang sempat berkostum Internazionale di tahun 2005.