Laga leg kedua babak 16 besar Liga Champion, Kamis (11/3) dini hari WIB, berakhir menyesakkan untuk AC Milan. Unggul penguasaan bola, Setan Merah Italia malah dibantai Setan Merah Inggris, 4-0. Itu adalah buah taktik pelatih kawakan, Sir Alex Ferguson.
Taktik Fergie berjalan sempurna di laga ini. Sadar Milan bakal habis-habisan menyerang untuk mengejar agregat 2-3, Fergie pilih bermain sabar dan membiarkan Milan memegang bola. Pelatih asal Skotlandia itu tampaknya sudah menebak bek Milan akan tampil longgar, mengandalkan zonal marking demi menjaga fleksibilitas penyerangan. Ditambah absennya Alessandro Nesta dari lini belakang Milan, Fergie pede meski hanya mengandalkan Wayne Rooney di lini depan.
Benar saja, dengan strategi yang membutuhkan komunikasi serta saling pemahaman tinggi di antara bek itu, penyerang sekelas Wayne Rooney seperti dibiarkan berkeliaran oleh Daniele Bonera dan Thiago Silva, duet yang jarang tampil bersama. Gol pertama Manchester United misalnya, Bonera tidak memberikan tekanan sama sekali kepada Rooney yang mencoba menggapai umpan silang Gary Neville. Akhirnya, kepala Wazza menghukum Milan, 1-0 untuk tuan rumah di menit ke-13.
Di awal babak kedua, pelatih Milan, Leonardo, mengorbankan Bonera untuk digantikan Clarence Seedorf guna menambah daya dobrak. Milan hanya menyisakan Silva di jantung pertahanannya. Keputusan yang sangat berani, namun Leonardo tak punya pilihan.
Leo tak perlu menunggu lama hasil perjudiannya. Pasalnya, dua menit setelah babak kedua dimulai, Manchester United langsung menjawab. Sebuah gol kembali dicetak Rooney setelah menerima umpan manis Nani. Wazza lagi-lagi tak terkawal.
Di menit 59 Milan sudah harus melupakan Liga Champion musim ini. Kali ini umpan terobosan Paul Scholes membelah barisan pertahanan Milan, bola diterima Park Ji Sung dan diselesaikan dengan brilian oleh pemain Korea Selatan itu. Agregat menjadi 6-2, dan Milan hampir mustahil mengejarnya.
Kepalang tanggung, Leonardo kembali mencopot beknya. Bek kanan, Ignazio Abate, digantikan eks idola tuan rumah, David Beckham, di menit ke-64. Pergantian yang tergolong baik karena Beckham bermain cukup apik lewat umpan-umpan khasnya serta sebuah peluang lewat tembakan first time.
Wayne Rooney juga digantikan untuk beristirahat saat laga baru memasuki menit 66. Wazza menjalankan tugasnya dengan sangat baik, ia pantas mendapatkan istirahat. Pertanda Manchester United sudah puas dengan jumlah golnya?
Tidak, mereka belum puas. Gol Fletcher menjadi hadiah yang tidak menyenangkan buat Beckham, pemain yang menjadi idolanya. Di menit ke-88 gelandang Skotlandia tersebut menyundul masuk umpan akurat Rafael. Fletcher mencetak gol, kembali tanpa kawalan pemain Milan.
Peluit terakhir berbunyi, pemain Milan berjalan tertunduk memasuki ruang ganti. Mereka pantas kesal.
Bagaimana tidak, berdasarkan data statistik di situs UEFA, penguasaan bola Milan bisa mencapai 57%. Apa lacur, tak sebiji golpun mampu disarangkan Ronaldinho cs. Mereka benar-benar tidak mampu membongkar pertahanan United yang tampil sangat fokus. Lima tembakan yang mengarah ke gawang United hampir semuanya berasal dari luar kotak penalti.
Laga berakhir dengan agregat 7-2, gap yang sangat jauh untuk ukuran partai besar macam Manchester United melawan Milan. Wakil Italia kembali berkurang satu setelah kemarin Fiorentina disingkirkan Bayern Muenchen.
Susunan Pemain
Manchester United:
Van Der Sar, Neville (Rafael 66'), Ferdinand, Vidic, Evra, Valencia, Fletcher, Scholes (Gibson 73'), Park, Nanni, Rooney (Berbatov 66').
AC Milan:
Abbiati, Abate (Beckham 64'), Bonera (Seedorf 45'), Silva, Jankulovski, Flamini, Pirlo, Ambrosini, Boriello (Inzaghi 69'), Huntelaar, Ronaldinho.
KUALIFIKASI LIGA CHAMPION
HASIL
Rabu (28 Juli 2010)
Aktobe vs Hapoel Tel Aviv 1-0 (1-0 S. Smakov 67'pen); BATE Borisov vs FC Copenhagen 0-0; FC Sheriff vs Dinamo Zagreb 1-1 (0-1 Sammir 3', 1-1 A. Erokhin 35'); Debrecen vs Basel 0-2 (0-1 V. Stocker 34', 0-2 G. Xhaka 90'); Young Boys Bern vs Fenerbahce 2-2 (0-1 E. Belözoglu 5', 1-1 E.A. Dudar 18', 1-2 M. Stoch 42', 2-2 M. Costanzo 89'pen); AIK Stockholm vs Rosenborg 0-1 (0-1 M. Henriksen 33'); Ajax Amsterdam vs PAOK Saloniki 1-1 (1-0 L. Suarez 13', 1-1 V. Ivic 72'); Partizan Belgrade vs HJK Helsinki 3-0 (1-0 I. Iliev 8', 2-0 S. Ilic 42', 3-0 Cleo 90'); Braga vs Celtic 3-0 (1-0 O. Alan 26'pen, 2-0 U. Echiejile 76', 3-0 L.N. Matheus 88')
Selasa (27 Juli 2010)
Omonia Nicosia vs RB Salzburg 1-1 (0-1 G. Zarate 8', 1-1 L. Lua 90'pen); Dynamo Kyiv vs AA Gent 3-0 (1-0 A. Yarmolenko 19', 2-0 A. Shevchenko 80', 3-0 R. Zozulya 90'); Litex Lovech vs Zilina 1-1 (0-1 T. Majtan 66', 1-1 T. Wellington 79'); Unirea Urziceni vs Zenit St. Petersburg 0-0; Sparta Prague vs Lech Poznan 1-0 (1-0 E. Brabec 76'); TNS vs Anderlecht 1-3 (0-1 S. Kljestan 7', 0-2 J. Legear 18', 1-2 C. Jones 52', 1-3 M. Suarez 73')
pada ribut aja luh.....
minggir2.....JUVENTUS mo lewat dulu, mo Pulang!!!
bae bae yah lw pade, jangan ribut mulu, mendingan dukung PSSI GANTI BAJU hehehehe PISSS....
aq yakin MU pasti juara...
bravo MU
tuku tahu karo siska
fans MU waktune pesta pora............
ntr jg ujung2nya baRca jd juAra
IBRACADABRA akan membuktikannya...!!!
IBRACADABRA akan membuktikannya...!!!
cuma buat MU GO!!!!!!!!!!!!!!
masih ada pertandingan yang lain gaya permainan yang sekarang jangan diganti pertahankan MU...
salut buat park ji sung dua jempol..
coba ada pemain indonesia kayak park ji sung....
akhirnya pembalasan lebih kejam... setan merah yg sebenarnya skg keliatan!!!
Manchester United adalah sang juara sejati
:)
HANCURKAN LAWAN-LAWANMU,
KALO PETUK BARCELONA, TAR BANTAI 3 : 0 DI BARNEBEU
Bantai Chelsea 3-0 diStampord Bridge
Tahun ini MU layak jadi Juara."
final UCL 2010 : Barcelona vs MU
Barca akan berpesta d santiago Bernabeu..
Artikel sudah direvisi. Terima kasih atas koreksinya.
Post your comment