PRINT EDITION | FORUM | AGENDA | PHOTOFOLIO
HALAMAN MUKA
Catatan Ringan
Halaman Tiga
Balap
Bola Basket
Bulutangkis
Galeri
Olimpik
Tenis
Tinju
OLE! INTERNASIONAL
Italia
Inggris
Spanyol
Jerman
Prancis
Profil
Wawancara
Piala UEFA
Euro 2008
OLE! NASIONAL
Divisi I
PSSI
KLASEMEN
Home  >  EDISI CETAK



Mallorca vs Zaragoza
Ono Estadi (18/5)

------------------------------
Misi Membalikkan Tren

Menjelang bergulirnya musim ini, Real Zaragoza diprediksi bakal menjadi salah satu kandidat perebut posisi buncit di zona Liga Champion. Akan tetapi, di hari terakhir Primera Division La Liga, Los Manos justru masih bergelayutan di tepi jurang degradasi.

Berbekal sederet aset berkualitas semisal Carlos Diogo, Pablo Aimar, Andres D’Alessandro, dan Diego Milito, ditambah sempalan amunisi anyar macam Peter Luccin, Roberto Ayala, serta Ricardo Oliveira, pasukan yang bermarkas di La Romareda ini memang tak pantas turun kasta.

Berarti ada masalah serius sampai kemerosotan prestasi muncul. Empat pelatih sempat mencoba memperbaiki kinerja, mulai dari Javier Irureta, Victor Fernandes, Ander Garitano, hingga Manuel Villanova. Namun, mereka berempat terbukti tak bisa menaikkan grafik.

Kunci keterpurukan ada di sektor laga tandang, di mana Zaragoza hanya mampu memetik 8 angka dari maksimal 54 poin yang tersedia. Dalam 18 lawatan, Diego Milito dkk. cuma menang sekali dan seri lima kali. Bandingkan dengan catatan home mereka yang sukses menyabet 34 poin.

Sial bagi Villanova karena partai terakhir Zaragoza justru mentas di luar kandang. Ya, Ahad (18/5), mereka akan bertindak sebagai tim tamu bagi Real Mallorca di ONO Estadi. Artinya, demi kelangsungan hidup di level tertinggi, sang entrenador dituntut untuk membalikkan tren.

“Saya sudah memperkirakan bahwa kami memang akan berjuang mati-matian sampai hari terakhir kompetisi. Tentunya akan sangat berat untuk keluar dari impitan ini. Tapi, setidaknya kami akan bersandar pada diri sendiri,” papar Villanova seperti dikutip EFE.

Maksud pria penuh uban itu, jika ingin bertahan, Zaragoza wajib menang. Semudah itukah? Menurut hitungan matematis, tambahan tiga poin akan membawa juara Copa del Rey 05/06 tersebut melampaui garis merah. Masalahnya, masih ada tiga tim di atas mereka yang juga terancam.

Selain itu, Mallorca sendiri juga mengusung agenda wajib menang. Bedanya, target Los Rojillos adalah lolos langsung ke Piala UEFA. Saat ini, Daniel Guiza dkk. sudah mengantongi tiket ke Piala Intertoto. Andaikan menang atas Zaragoza, tiket tersebut bisa ter-up-grade.

“Kami akan mempertaruhkan seluruh musim di satu laga. Karena itu kami akan datang dan memastikan merebut kemenangan dengan cara apa pun. Saya dan seluruh pemain merasa cukup yakin bahwa kami akan selamat,” ucap Alberto Zapater, gelandang Zaragoza.

Bagi Mallorca, kemenangan bisa diartikan sebagai sebuah pemangkasan waktu istirahat mengingat Piala Intertoto mentas di saat liburan musim panas. Tapi, bagi Guiza, yang hampir dipastikan menjadi el pichichi, torehan gol akan membuat banderol dirinya kian melambung. (Sapto Haryo Rajasa)

PRAKIRAAN FORMASI
---------------------------------------
MALLORCA (4-4-2) 1-Moya; 15-Molinero, 17-D. Navarro, 16-Nunes, 3-F. Navarro; 7-Varela, 6-Basinas, 10-Ibagaza, 18-Arango; 9-Webo, 14-Guiza Cadangan: 25-Lux, 2-Ramis, 11-Tuni, 12-Castro, 20-Trejo, 22-Ballesteros. Pelatih: Gregorio Manzano Absen: B. Valero (hukuman)

ZARAGOZA (4-1-4-1) 1-Cesar; 2-Diogo, 6-Ayala, 23-Sergio, 24-Chus Herrero; 7-Luccin; 21-Zapater, 8-Aimar, 5-Oscar, 9-S. Garcia; 22-D. Milito Cadangan: 25-Vallejo, 15-Pavon, 11-Juanfran, 14-Gabi, 6-Celades, 12-Oliveira. Pelatih: Manuel Villanova. Absen: Paredes (hukuman)


>> Kembali ke Atas



Zona Degradasi
Empat Hindari Satu

Real Madrid sudah memastikan gelar el campeon saat Primera Division La Liga masih menyisakan empat jornada. Kondisi itu begitu kontras jika kita menyimak pergulatan di zona merah. Memasuki pekan pamungkas, empat tim masih bisa menyusul Levante dan Real Murcia, yang sudah turun kelas lebih dulu.

Situasi serupa juga terjadi pada kompetisi musim lalu tatkala Real Betis, Athletic Bilbao, Celta Vigo, dan Real Sociedad berjuang menghindari degradasi. Musim ini, pelakon drama beralih ke tangan Real Valladolid, Recreativo Huelva, Osasuna, dan Real Zaragoza.

Jika ditotal, ada 81 probabilitas yang mungkin mencuat untuk mencari korban terakhir. Kemungkinan tertipis dipegang Zaragoza, yang kini duduk di posisi 18. Perhitungannya, cuma dengan kemenangan, dibarengi kekalahan Osasuna dan Recre atau Valladolid, Los Manos bisa bertahan.

Bagi Valladolid, hasil seri sudah cukup. Pasalnya Zaragoza tak akan bisa mengungguli mereka jika nilainya sama akibat dua kekalahan dalam dua kali bentrokan frontal. Tapi, Recre tak akan membiarkan hasil imbang karena jika Zaragoza menang, berarti mereka yang turun.

Kans Osasuna?

Bergantung pada seberapa besar niat Racing Santander dalam mempertahankan zona Piala UEFA. Tampil seadanya bisa berimbas pada hilangnya posisi UEFA dan akan beralih ke posisi Piala Intertoto. Tampaknya El Racing tak akan rela “mengalah”.

Tanpa poin penuh berarti Santander membiarkan Real Mallorca menyalip (dengan asumsi Mallorca menang atas Zaragoza). Mallorca sendiri diyakini juga akan ngotot dalam memburu kemenangan.

Sulit untuk meraba kekuatan dalam situasi everyone for himself, di mana kedelapan klub yang terlibat di partai hidup-mati ini masing-masing membawa agenda untuk sama-sama menang. Tapi, jika harus memilih, Osasuna amat mungkin jadi “utusan” Primera terakhir. (shr)

>> Kembali ke Atas

BERITA LAINNYA
Mallorca vs Zaragoza
MISI MEMBALIKKAN TREN

Santander vs Osasuna
PESTA MENUJU EROPA

Valencia vs Atletico
MENJAGA KESEIMBANGAN

Murcia vs Barcelona
SIMPATI TERAKHIR

Tujuh Klub Berebut Promosi
MENANTI INTIMIDASI GIJON

 

© BolaNews.com - Logo and web content are trademarks of PT.Tunas Bola. All rights reserved.
Developed by WEBPACIFIC