PRINT EDITION | FORUM | AGENDA | PHOTOFOLIO
HALAMAN MUKA
SUPLEMEN PON XVII
Balap
Galeri
Tenis
Olimpik
OLE! INTERNASIONAL
EURO 2008
Italia
Inggris
Spanyol
Jerman
Prancis
Belanda
OLE! NASIONAL
Liga Super Indonesia
Tim Nasional
KLASEMEN
Home  >  EDISI CETAK



Peluncuran Tim LSI
Dibayangi Banyak Persoalan

Kendati dana APBD Rp 15 miliar yang dialokasikan Deltras tak bisa dicairkan, manajemen The Lobster tetap nekat meluncurkan skuad baru. Sebanyak 26 pemain diperkenalkan dalam peluncuran bertajuk New Deltras, Kamis (3/7) di Convention Hall Sun City, Sidoarjo.

Berbeda dengan acara peluncuran Deltras sebelumnya yang jauh lebih sederhana--hanya digelar di Pendopo Alun-Alun Sidoarjo--, kali ini acara launching ditangani event organizer Keisha. Wajar kemasan acaranya pun lebih mewah.

Selain memakai panggung besar dan dilengkapi dua layar raksasa yang menampilkan profil semua pemain Deltras, juga ada band lokal dan penari seksi.

Bukan tanpa tujuan upaya itu dilakukan manajemen Deltras. Mereka ingin menanamkan kepercayaan pada pengusaha di Sidoarjo yang diundang. Maklum, setelah ada kepastian tak mendapat kucuran APBD, Deltras kini hanya mengandalkan kontribusi pengusaha lokal.

“Bukan mau mewah-mewahan. Bagaimana pun kemasan yang menarik sangat penting untuk menggaet pengusaha. Memang beda dengan sebelumnya karena kemarin belum ditangani secara profesional,” tutur Win Hendrarso, Ketua Umum Deltras.

Hajatan itu juga dihadiri tiga pemain asing yang mengadu nasib, yaitu Hugo Kortes (striker), Nnengue Bienveno (striker), dan Edegio Sergio De Oliveira Junior (gelandang). Nasib ketiganya baru ditentukan setelah Deltras beruji coba lawan Perth Glory FC.

Soal target, Deltras tak berani muluk-muluk di Liga Super Indonesia (LSI). “Untuk musim ini kami hanya ingin Deltras terhindar dari degradasi,” jelas Saiful Ilah, manajer.

Persoalan Stadion

Sementara itu, Persita juga secara resmi memperkenalkan jajaran skuadnya ke publik di Supermall Karawaci, Tangerang, Jumat (4/7). Padahal mereka belum mendapat kepastian markas tempat menggelar pertandingan kandang.

Rencana Persita menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, untuk menggelar laga perdana melawan Arema Malang, 12 Juli terancam batal.

Gelora tak memperbolehkan Persita menyewa stadion karena sehari setelah pertandingan akan digunakan untuk perayaan Hari Koperasi. “Kami sedang mencari alternatif lain, entah di Stadion Si Jalak Harupat ataupun Stadion Siliwangi di Bandung,” ungkap Andi Mulyadi, manajer Persita.

Kondisi ini tak lantas membuat Cucu Hidayat dkk. patah arang. Mayoritas pemain Tim Pendekar Cisadane didominasi pemain muda sehingga diyakini sang ketua umum, Ismed Iskandar, bisa menjadi kuda hitam di LSI.

"Persita harus seperti Turki di Piala Eropa. Dengan skuad muda yang belum dikenal pesaing, mereka justru mampu tampil mengejutkan” ujar Ismed, yang juga Bupati Tangerang itu.

Musim ini Persita hanya mendapat anggaran APBD sebesar Rp 10 miliar. Untuk menutupi kekurangan biaya selama kompetisi berjalan, mereka dibantu topangan dana dari perusahaan lokal, Dewa Beton dan perusahaan apparel Lotto. (Ario Yosia/cw-5/Fahrizal Arnas)

>> Kembali ke Atas

BERITA LAINNYA
Pembukaan Liga Super
TANGIS DI AWAL PESTA

Prediksi Juara
SRIWIJAYA TETAP FAVORIT

Workshop Media
KESAN TERGESA-GESA

Dana Klub
BAHAYA DI DEPAN MATA

Kasus PSMS
SIHAR JALAN TERUS

Peluncuran Tim LSI
DIBAYANGI BANYAK PERSOALAN

Divisi Utama
BEDA NASIB PERSIS DAN PERSEMA

Astro Big Boys
LIMA PEMAIN KE LONDON

Kualifikasi Piala Asia
MASUK GRUP MAUT

Piala AFF U-16
INTIP KEKUATAN LAWAN

Kompetisi U-15
DUA TAHUN PENANTIAN

Turnamen U-12
TULUNG AGUNG BERPESTA

Liga Futsal Indonesia
BANDUNG MILIK ELECTRIC

Sepakbola PON XVII
KUDA HITAM KALTIM

 

© BolaNews.com - Logo and web content are trademarks of PT.Tunas Bola. All rights reserved.
Developed by WEBPACIFIC