Kompetisi U-15
Dua Tahun Penantian
Jawa Timur sukses mewujudkan ambisi untuk merasakan sensasi juara kompetisi Medco U-15 setelah dua tahun beruntun mereka menempati posisi runner-up.
Pada 2006 mereka tumbang di partai puncak oleh Maluku. Tahun selanjutnya giliran DKI Jakarta yang menggagalkan. Kini manisnya gelar juara berhasil dirasakan Imam Bayhaqi dkk.
Pada pertandingan di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Minggu (6/7), Jatim mengungguli Maluku 1-0 lewat gol penalti Muhammad Sya’roni.
Kedua tim pernah bertemu dalam babak sebelumnya lantaran mereka berada dalam Grup N di babak 8 besar. Saat itu Maluku menang 2-1.
“Ini buah dari kesuksesan anak-anak yang belajar dari kelemahan dan kekurangan pada pertandingan sebelumnya,” ujar Ahmad, pelatih Jatim.
Meski gagal meraih gelar juara, Maluku tetap pulang dengan kepala tegak. “Kami bisa menerima kekalahan ini. Mereka tampil lebih baik,” kata Hendra Bayauw, salah satu pilar Maluku.
Meski sudah resmi berakhir, Medco U-15 masih menyisakan masalah. Hal itu terkait protes yang dilancarkan Sulawesi Selatan. Melalui manajer Arifin Majid, Sulsel menuding ada tujuh pemain Maluku yang sudah melewati batas usia.
“Kami punya buktinya,” ungkap Arifin. Sulsel takluk dari Maluku 0-3 di semifinal, Jumat (5/7). Sulsel secara resmi telah mengajukan protes ini ke PSSI dan akan ditindaklanjuti oleh panitia. (ning/jam/yos)
DATA FAKTA
----------------------------
Juara: Jawa Timur (uang pembinaan Rp 15 juta)
Runner-up: Maluku (uang pembinaan Rp 10 juta)
Peringkat III: Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan (uang pembinaan Rp 7,5 juta)
Pemain Terbaik: Imam Bayhaqi (Jawa Timur)
Top scorer: Hendra Bayauw (Maluku/6 gol)
Fair-play: Jawa Barat
>> Kembali ke Atas
|