Timnas Senior
Hindari Cedera
Tak ingin mengambil risiko bertambahnya daftar cedera pemain, pelatih timnas Benny Dollo memilih bermain aman dan tak terlalu memforsir anak buahnya dengan latihan berat. Maklum, uji coba melawan Bayern Muenchen tinggal sepekan lagi.
Kesan hati-hati terlihat saat uji tanding melawan tim Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Selasa (13/5) di Stadion Brojonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan.
Pada pertandingan itu, Benny mengistirahatkan beberapa pilar utama, seperti Bambang Pamungkas, Eka Ramdani, dan Firman Utina.
Sebagai ganti, Benny memberdayakan pemain lapis kedua, misalnya M. Roby, Ardan Aras, Fandi Mochtar, dan Aliyudin.
“Skor 3-0 sudah cukup. Saya memang tak menginstruksikan pemain tampil ngotot. Yang penting mereka mampu menjalankan skema permainan yang saya inginkan,” tutur Benny.
Kebugaran pemain menjadi prioritas sang mentor. Setidaknya ada enam pemain yang tengah bergulat dengan cedera, di antaranya kapten Ponaryo Astaman dan Arif Suyono, yang secara tak terduga didera cedera engkel kanan serta hamstring saat melakoni pertandingan melawan PS AU, Sabtu (10/5). Keduanya diragukan bisa tampil melawan juara Bundesliga musim 2007/2008 tersebut.
“Menurut dokter saya harus istirahat total, paling tidak seminggu. Semoga bisa tampil menghadapi Muenchen karena ini momen langka yang mungkin hanya terjadi sekali,” papar Ponaryo, yang saat timnas meladeni B. Dortmund absen karena persoalan serupa.
Walau begitu Benny mengisyaratkan tak akan lagi melakukan penambahan pemain. “Cukup Maman Abdurahman saja yang tenaganya amat dibutuhkan karena stok pemain di lini belakang menipis,” ungkap pelatih asal Sulawesi Utara itu.
Benny pun bersyukur akhirnya pemain yang bermain di kompetisi Malaysia, Elie Aiboy dan Budi Sudarsono, datang memenuhi panggilan pelatnas.
“Kedatangan mereka membuat saya punya banyak pilihan di sektor tengah dan depan,” kata Benny.
Kembalinya kedua pemain ke skuad Merah Putih memunculkan spekulasi bahwa Benny akan meninggalkan skema 4-5-1 saat melawan Yaman menjadi 4-3-3, seperti pada Piala Asia 2007.
Indonesia bermain agresif dengan kehadiran Budi dan Elie mendampingi penyerang tunggal Bambang. “Soal formasi, kita lihat saja nanti,” ujar mantan pelatih Persita itu. (Ario Yosia/cw-3)
FORMASI VS UNJ
---------------------------------------
Kiper: Jendri Pitoy/Markus Horison; Belakang: Glenn Poluakan/Elie Aiboy, Maman Abdurahman, M.Roby, Fandi Mochtar; Tengah: Christian Warobay/Ricardo Salampessy, Heru Nerli/Syamsul Chaeruddin, Ardan Aras, Legimin Raharjo, Paolo Rumere/Budi Sudarsono; Depan: Aliyudin
Gol: Aliyudin (3 gol)
>> Kembali ke Atas
Budi Permanen, Elie Sementara
Kehadiran dua pemain yang berkiprah di Liga Super Malaysia, Budi Sudarsono dan Elie Aiboy, bak embun penyejuk bagi pelatih timnas, Benny Dollo, yang tengah pusing karena bertumbangannya pemain lantaran cedera. Kedua pemain mulai mengikuti pelatnas Tim Merah-Putih, Sabtu (11/5).
Budi memutuskan terbang ke Jakarta setelah mengetahui kontraknya diputus klub Polis Diraja Malaysia. Pemain yang musim lalu berkostum Persik itu sebenarnya masih berstatus pemain Polis hingga awal Juli.
“Saya masih punya kewajiban memperkuat Polis di Piala Malaysia, tetapi entah mengapa pengurus klub memutus kontrak di tengah jalan. Kecewa, tetapi hikmahnya saya bisa membela timnas,” kata Budi.
Budi pun mengaku tak ambil pusing walau pihak Polis belum membayar 25 persen sisa kontrak. Lain lagi dengan Elie. Kedatangannya memenuhi panggilan timnas bersifat sementara.
“Setelah melawan Bayern saya akan kembali ke Selangor. Pada 14 dan 17 Juni klub saya akan bertarung di semifinal Piala FA,” papar gelandang asal Papua itu.
Hanya, BTN berencana menahan kepergian Elie mengingat pada 1 dan 8 Juni timnas melakoni uji coba melawan Tajikistan serta Selandia Baru.
“Sesuai dengan aturan FIFA dan AFC klub harus melepas pemain yang akan memperkuat negara di pertandingan internasional,” ujar Chandra Solechan, sekretaris timnas. (yos/cw-2)
>> Kembali ke Atas
|