|
|
 |
Home
> EDISI CETAK
Misteri Kedatangan Sheva
Kehadiran kembali Andriy Shevchenko di AC Milan menimbulkan spekulasi. Hal itu berkaitan dengan masa depan bintang utama Milan.
|
|
Andriy Shevchenko, kembali ke Milan seperti memenangi Liga Champion. (Foto: AFP)
|
Di Italia muncul spekulasi Chelsea akhirnya bersedia melepas Shevchenko karena Milan menjadikan The Blues sebagai klub pertama yang dapat membeli Kaka jika trequartista asal Brasil itu dimasukkan dalam daftar jual. Sheva hampir gagal kembali ke Milan karena Chelsea sempat menolak melepas pemain Ukraina itu dengan status pinjaman.
Sekarang I Diavoli belum mau menjual Kaka. Bulan lalu, Milan menolak tawaran Chelsea sebesar 100 juta euro.
Benarkah Kaka menjadi bagian dari kedatangan Sheva? Situs Chelsea menyebut hal-hal terperinci dari kesepakatan soal perpindahan sang bomber dari London ke Milano bersifat rahasia.
Pantas Kembali
Meski sudah datang, tetap muncul pertanyaan apakah Milan benar-benar membutuhkan Sheva. Carlo Ancelotti punya Ronaldinho, Alexandre Pato, Alberto Paloschi, dan Filippo Inzaghi saat Serie A dimulai pekan depan. Sementara itu, Marco Borriello dan Kaka cedera lutut.
Bukankah empat penyerang sudah cukup untuk tim yang akan memakai pola 4-3-2-1?
Jika dikurangi Ronaldinho, yang akan dimainkan sebagai penyerang lubang bersama Clarence Seedorf, Milan tinggal punya tiga penyerang yang siap tampil di luar Sheva. Di sinilah masalahnya. Paloschi masih hijau. Pato belum matang. Di Beijing 2008 pemain Brasil berusia 18 tahun itu tidak tajam. Inzaghi baru pulih dari cedera. Dalam beberapa tahun terakhir bomber berusia 35 tahun itu sering cedera.
Karena itu, kehadiran Sheva di Milan bisa diterima. Ia mencetak 127 gol untuk I Diavoli di Serie A dari tahun 1999 sampai 2006. Masalahnya, di Chelsea pemain berusia 31 tahun itu tumpul.
Milanisti tentu berharap Sheva memang ditakdirkan hanya untuk Milan. Ya, cuma di I Rossoneri ia mampu mencetak gol demi gol.
(Riemantono)
>> Kembali ke Atas
Pazzini Kejar Iaquinta
Giampaolo Pazzini mengejar Vincenzo Iaquinta untuk menjadi bomber paling bersinar selama pramusim. Koran Corriere dello Sport menyebut kedua pemain bersaing untuk mendapatkan gelar capocannonieri dell’estate 2008 atau pencetak gol terbanyak di musim panas tahun ini.
Bomber dell’estate 2008 adalah daftar pencetak gol selama bulan Juli dan Agustus yang menjadi periode pramusim klub-klub Serie A. Gol-gol yang dihitung adalah yang terjadi dalam pertandingan uji coba antara sesama klub Serie A (termasuk laga yang hanya berjalan 45 menit), pertandingan melawan klub Eropa yang berstatus anggota divisi terbaik.
Pertandingan Piala Intertoto dan kualifikasi Piala UEFA yang diikuti Napoli juga masuk dalam perhitungan. Begitu pula partai-partai kualifikasi Liga Champion yang diikuti Fiorentina dan Juventus serta Supercoppa Italia antara Inter melawan Roma. Perlombaan akan ditutup pada 30 Agustus, saat Serie A dimulai.
Iaquinta memimpin daftar dengan empat gol. Eks kapten Udinese itu menyumbang gol untuk Juventus saat melawan Brondby (1), Borussia Dortmund (2), dan Inter (1). Pazzini mencetak tiga gol untuk Fiorentina. Gol pertama dicetak ke gawang Barcelona. Dua gol lain tercipta pada akhir pekan lalu saat I Viola memukul tuan rumah AZ Alkmaar 2-0.
Kedua penyerang tinggal memiliki satu pertandingan untuk menambah jumlah gol, yaitu di kualifikasi Liga Champion pada tengah pekan ini. Juventus bertemu Artmedia, sementara Fiorentina berjumpa Slavia Praha.
(man)
>> Kembali ke Atas
| |
 |

|