
Semi Final Piala FA antara Tottenham Hotspur dan Chelsea meninggalkan sebuah pertanyaan. Laga berjalan sangat menarik ketika kedua tim saling menyerang berusaha untuk menguasai lapangan tengah dan mencari celah masing-masing tim. Namun, Chelsea lah yang mampu unggul terlebih dahulu berkat tendangan keras kaki kiri Drogba di menit 43. Di babak kedua, petaka bagi anak asuhan Harry Redknap pun terjadi, sebuah kontroversi. Berawal dari tendangam sudut Lampard di sisi kiri Tottenham, David Luiz berhasil menyambut bola ke depan gawang namun berhasil ditepis Cudicini. Beberapa orang terjatuh seperti Terry, yang berusaha meneruskan bola, King, Assou-Ekotto dan Cudicini sendiri. Mata mendapat bola liar yang masih berada di kotak pinalti dan menyepakkan nya ke gawang kemudian wasit Atkinson pun mengesahkan gol tersebut. Beberapa kali tayangan ulang menampilkan proses terjadinya gol. Dalam tayangan tersebut Rowan Atkinson terbukti membuat kesalahan besar dimana ia menganggap bola yang disepakkan Mata telah melewati garis gawang. Pelatih Harry Redknap sendiri menyayangkan hal tersebut, terbukti dalam video rekaman bahwa bola tidak melewati garis karena terhalang oleh para pemain yang jatuh di bibir gawang. Di samping keputusan kontroversial tersebut, Liverpool, yang sudah menunggu di laga Final, dianggap akan menjadi lawan yang lebih baik untuk menghadapi Chelsea. Final FA akan terlihat jauh lebih menghibur melihat rivalitas kedua tim di kancal Liga Primer Inggris. Penonton, tidak hanya di Inggris tapi diseluruh dunia, akan menantikan laga tersebut melihat harapan para pendukung untuk Chelsea agar mendapat trofi di musim ini sangat besar dan piala FA adalah salah satu kemungkinan nya. Di sisi lain, Liverpool, yang sulit bersaing di papan atas Liga Primer Inggris, akan berusaha untuk menduetkan Piala FA dengan Piala Carling yang telah mereka dapatkan sebelumnya. Alasan inilah yang bisa menimbulkan pertanyaan, apakah final FA sebuah konspirasi?
Category : Sepak Bola
Page Views : 2786
Tag : Piala FA, Liga Primer Inggris, Chelsea FC, Tottenham Hotspur, Liverpool FC
Sumber : http://