|
|
 |
Round 3 - 6/4/2008 - Sirkuit Sakhir, Bahrain PRE-SAKHIR: MANFAAT TES Kalau Ferrari tidak menang juga di Bahrain, pasti ada something wrong pada mereka. Bagaimana tidak, mereka satu-satunya tim top yang melakukan tes pramusim di sirkuit itu. Yang menemani hanya Toyota, yang dari sisi apa pun sulit bersaing untuk memburu gelar juara. McLaren berkilah mereka tak ikut-ikutan tes di Bahrain karena sudah punya cukup data dari tahun lalu. |
Round 2 - 23/03/2008 - Sirkuit Sepang, Malaysia POST-SEPANG: BERITA BARU Salah satu tim yang paling menyita perhatian saya selama di Sepang adalah BMW. Robert Kubica benar naik podium, jadi runner-up, yang artinya meneruskan apa yang dicapai Nick Heidfeld di Aussie sepekan sebelumnya, tapi yang membuat saya kagum adalah konsistensi mereka. |
Round 2 - 23/03/2008 - Sirkuit Sepang, Malaysia PRE-SEPANG: BERKACA DARI MELBOURNE Ferrari yg dulu terkenal dgn reliability-nya sekarang menjadi sebaliknya. Walau mobil mereka masih tergolong yg tercepat di grid, tapi soal daya tahan nanti dulu. Kapan terakhir kali mobil mereka rontok, dua mobil bahkan, sekaligus? Belum lama, GP Aussie 2006. Memang tak mudah meneruskan tradisi bagus. Satu masa transisi yang sukses dijalankan Ferrari hanya baru pada konsolidasi tim, belum pada kekuatan paket mobil. |
Round 1 - 16/03/2008 - Sirkuit Albert Park, Australia. PRE-MELBOURNE: MEMBURU KIMI & FERRARI Seperti apa Anda menunggu musim F1 2008? Tak sabar, itu kayaknya sama dengan banyak orang, saya pun begitu. Tapi menurut saya, F1 musim ini akan kian lebih bergairah, kian mengukuhkan diri bahwa sepeninggal Michael Schumacher pun lomba tetap punya gereget. Kita 'bedah rumah' satu per satu jalan menuju tahta Kimi dan Ferrari. |
Round 15 - 10/09/2006 - Italia, Monza POST-MONZA: JANGAN SEDIH Saya banyak menerima SMS, terutama dari penggila Schumi. Mereka menangis, sedih, atau paling sedikit terharu, mendengar kabar Michael Schumacher akan segera mengakhiri karier F1-nya yang spektakuler. Banyak yang sudah menduga dan mengira ini akan diumumkan di Monza, tapi tetap saja ketika pengumuman itu benar2 terlontar, emosi mereka, para jutaan tifosi Schumi itu, atau bahkan termasuk jutaan lain yang menjadi hater-nya, menjadi tak karuan. Mereka merasa Schumi masih mampu bertarung, masih kuat. Tapi, keputusan sudah diambil. The Great, if not The Greatest Champion, will retire. Sepakat atau tidak, F-1 tanpa Schumi akan berbeda, dan itu akan terjadi sejak tes pra-musim 2007 pada November tahun ini juga.. |
|
|
 |

|